Apakah Semua Jenis Cokelat Diperbolehkan Untuk Dikonsumsi Oleh Penderita Hipertensi?

Kesehatan
Apakah Semua Jenis Cokelat Diperbolehkan Untuk Dikonsumsi Oleh Penderita Hipertensi?
RS Pantinirmala

RS Pantinirmala

Administrator

Halo sobat Panti Nirmala!

Pada Health Article kali ini, RS Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait RS Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan.

Meskipun cokelat sangat disukai, beberapa orang percaya bahwa dapat menyebabkan gigi berlubang dan berat badan naik. Namun, jangan salah, gambar cokelat tidak selalu merupakan hal yang buruk. Cokelat gelap benar-benar membantu tekanan darah dan kemungkinan besar membantu orang yang memiliki hipertensi. Apa manfaatnya?


Manfaat Coklat Untuk Tekanan Darah

Berbagai olahan makanan dan minuman mengandung cokelat, seperti kue, selai, susu, dan cokelat batangan. Cokelat memiliki banyak manfaat kesehatan, bukan hanya rasanya yang disukai banyak orang. Salah satunya berkaitan dengan tekanan darah tubuh Anda.

Cokelat putih, cokelat hitam (dark chocolate), dan cokelat susu adalah tiga jenis cokelat yang paling umum. Cokelat hitam, atau dark chocolate, mengandung sekitar 70% hingga 80% biji cokelat dibandingkan dengan cokelat putih atau susu. Karena kandungan kakao yang lebih tinggi, cokelat hitam memiliki kandungan flavonoid paling tinggi. Flavonoid sendiri merupakan salah satu jenis antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Cokelat memiliki efek positif pada tekanan darah dan hipertensi, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients. Dalam dua jam setelah mengonsumsi cokelat hitam yang mengandung 821 mg flavanol, tekanan darah sistolik dapat turun menjadi 3,2 mmHg dan tekanan darah diastolik dapat turun menjadi 1,4 mmHg.

Selanjutnya, flavonoid cokelat hitam memiliki potensi untuk meningkatkan aliran darah. Resistansi vaskular, atau penghalang aliran darah dalam pembuluh, meningkatkan tekanan darah pada kebanyakan penderita hipertensi, dan kadang-kadang penurunan resistensi vaskular diasumsikan dapat menurunkan tekanan darah.

Flavonoid dalam cokelat hitam dan kakao meningkatkan aliran darah, tetapi mereka dapat menurunkan tekanan darah pada orang yang memiliki hipertensi. Namun, efeknya tidak bertahan lama dan memerlukan dukungan dari fungsi ginjal pada kondisi tertentu. Menurut studi saat ini, dark chocolate dapat mencegah dan mengelola gejala hipertensi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui manfaat kakao untuk mengobati tekanan darah tinggi.

 

Tips Mengkonsumsi Coklat Bagi Penderita

Tekanan sistolik, atau tekanan saat jantung mendorong darah keluar, dan tekanan diastolik, atau tekanan saat jantung beristirahat di antara detak, adalah dua jenis tekanan darah yang diukur.

Oleh karena itu, hasil pengukuran 140/90 mmHg menunjukkan tekanan darah sistolik 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHg dan 120/80mmHg, tetapi tekanan darah tinggi dapat mencapai 140/90mmHg atau lebih tinggi.

Olahraga teratur, mengurangi konsumsi garam, berhenti merokok, mengurangi stres, dan menjaga pola makan yang sehat adalah semua cara untuk menjaga tekanan darah Anda tetap normal. Cokelat dapat menurunkan tekanan darah, jadi masukkan cokelat ke dalam makanan sehari-hari Anda.

Namun, Anda harus mengonsumsi cokelat ini dengan hati-hati. Ada banyak produk cokelat yang memiliki kandungan kakao yang lebih rendah tetapi memiliki kandungan gula yang lebih tinggi, yang menghilangkan nutrisi penting yang terkandung dalam kakao. Oleh karena itu, pilihlah cokelat yang paling banyak mengandung kakao, yaitu cokelat gelap.

Kedua, konsumsi berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Ketiga, untuk mendapatkan manfaat menjaga tekanan darah hanya dari cokelat tidak akan cukup; Anda harus menambahkan makanan lain yang mengandung banyak flavonoid, seperti jeruk, apel, dan berbagai jenis buah beri.

Terakhir, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter, terutama jika Anda punya hipertensi, penyakit diabetes.

Sumber: https://hellosehat.com/jantung/hipertensi/cokelat-dan-hipertensi/ 

Jika sobat Nirmala mengalami atau memiliki atau mengetahui daripada gejala diabetes di atas tadi, segera datang dan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam, Poliklinkik Endokrin Metabolik Diabetes dan Poliklinik Ginjal-Hipertensi RS Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada

Poliklinik Penyakit Dalam

  • Dr. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD – FINASIM, praktek setiap Senin-Sabtu pukul 07.30-13.00 WIB dan Senin, Selasa & Jum’at pukul 18.00-20.00 WIB*

  • dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap Selasa & Kamis pukul 07.30-09.30 WIB dan Rabu & Jum’at pukul 18.00-21.00 WIB*

  • dr. Mochamad Fachrureza, Sp.PD, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 18.00-20.00 WIB*

Poliklinik Endokrin Metabolik Diabetes

  • Prof. Dr. dr. Achmad Rudijanto, SpPD-KEMD, praktek Senin, Selasa, Kamis, Jum’at pukul 18.00-19.00 WIB*

Poliklinik Ginjal-Hipertensi

  • Dr. dr. Nur Samsu,Sp.PD-KGH, FINASIM praktik setiap Senin-Rabu pukul 16.00-18.00 WIB*

*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter RS Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktu

Download juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari RS Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini

Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini

#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan


Komentar (3)

Generic placeholder image
Undilia
02 Jun, 2024
A comparison of the RIFLE and AKIN criteria for acute kidney injury in critically ill patients <a href=http://cialis.lat/discover-the-best-prices-for-cialis>discount cialis</a>
Generic placeholder image
Kalstitty
05 Jun, 2024
and I dont believed they trained very intense <a href=https://cialis.lat/discover-the-best-prices-for-cialis>buy cialis viagra</a>
Generic placeholder image
Teakisa
05 Jun, 2024
<a href=http://cialis.lat/discover-the-best-prices-for-cialis>where to buy cialis online</a> s nothing I can do about it

Artikel Lainnya

  • Kesehatan

    Waspada Campak: Penyakit Menular yang Masih Mengancam Anak

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular dan masih menjadi ancaman serius, terutama pada anak-anak. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebar melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.Penularan campak tergolong cepat, terutama pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami gejala, risiko, serta langkah pencegahannya sejak dini.&nbsp;Gejala Campak yang Perlu DiwaspadaiGejala campak umumnya muncul dalam waktu 7–14 hari setelah seseorang terinfeksi virus. Pada tahap awal, gejalanya sering menyerupai flu, sehingga kerap tidak disadari.Beberapa gejala yang perlu dikenali antara lain:Demam tinggiBatuk dan pilekMata merah dan berairBercak putih di dalam mulutRuam merah yang muncul di wajah dan menyebar ke seluruh tubuhRuam biasanya muncul beberapa hari setelah gejala awal dan dapat bertahan selama beberapa hari sebelum akhirnya mereda.&nbsp;Penyebab dan Cara PenularanCampak disebabkan oleh virus Morbillivirus yang sangat menular. Virus ini dapat menyebar melalui:Percikan droplet saat batuk atau bersinKontak langsung dengan penderitaMenyentuh benda yang terkontaminasi virusRisiko penularan akan lebih tinggi pada anak yang belum mendapatkan vaksin atau memiliki daya tahan tubuh lemah.&nbsp;Komplikasi yang Dapat TerjadiMeskipun sering dianggap sebagai penyakit ringan, campak dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dan individu dengan sistem imun lemah.Beberapa komplikasi yang dapat terjadi meliputi:Dehidrasi akibat diare dan muntahInfeksi telinga yang berisiko menyebabkan gangguan pendengaranPneumonia (radang paru)Kejang akibat demam tinggiRadang otak (ensefalitis)Pada kondisi tertentu, komplikasi campak bahkan dapat mengancam nyawa.&nbsp;Penanganan CampakPada dasarnya, campak dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari. Namun, perawatan tetap diperlukan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.Beberapa langkah penanganan yang dapat dilakukan antara lain:Istirahat yang cukupMemperbanyak konsumsi cairanMengonsumsi obat penurun demam sesuai anjuran dokterMenjaga asupan nutrisiJika gejala semakin berat, seperti sesak napas atau kejang, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.&nbsp;Upaya Pencegahan CampakPencegahan utama campak adalah melalui imunisasi. Vaksin campak atau MMR diberikan secara bertahap sesuai usia anak, yaitu:Usia 9 bulanUsia 12–18 bulanUsia 5–7 tahunSelain imunisasi, pencegahan juga dapat dilakukan dengan:Menjaga kebersihan tanganMenghindari kontak dengan penderitaMenerapkan etika batuk dan bersinImunisasi yang lengkap terbukti efektif dalam menurunkan risiko penularan dan mencegah komplikasi serius akibat campak.&nbsp;Campak bukan sekadar penyakit biasa. Penularannya yang cepat serta risiko komplikasi yang serius menjadikan penyakit ini perlu diwaspadai.Peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap serta segera memeriksakan diri ke dokter jika muncul gejala mencurigakan.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)&nbsp;*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7&nbsp;Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini&nbsp;#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Apa Itu Malaria? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan di berbagai daerah, terutama di wilayah tropis. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, bahkan berisiko menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.&nbsp;Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Plasmodium yang menyerang tubuh manusia. Penularannya terjadi melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi.Terdapat beberapa jenis parasit Plasmodium yang dapat menyebabkan malaria, antara lain:Plasmodium falciparum (paling berbahaya)Plasmodium vivaxPlasmodium malariaePlasmodium ovale&nbsp;Bagaimana Malaria Terjadi?Setelah masuk ke dalam tubuh, parasit akan berkembang biak di organ hati, kemudian menginfeksi sel darah merah. Proses ini menyebabkan munculnya berbagai gejala malaria.Jika tidak diobati, infeksi dapat semakin parah dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian.&nbsp;Tanda dan Gejala MalariaGejala malaria sering kali mirip dengan flu biasa, sehingga kerap tidak disadari sejak awal.Gejala Umum:Demam tinggiMenggigilNyeri otot dan sendiSakit kepalaMual dan muntahDiare atau batukGejala Khas:Malaria memiliki ciri khas berupa siklus gejala yang berulang, yaitu:MenggigilDemamBerkeringatSiklus ini dapat terjadi setiap hari, dua hari sekali, atau tiga hari sekali, tergantung jenis parasit yang menginfeksi.Selain itu, dapat muncul juga tanda seperti kulit tampak kekuningan akibat kerusakan sel darah merah.&nbsp;Pengobatan MalariaPengobatan malaria tergantung pada jenis parasit dan tingkat keparahan penyakit.Malaria ringan: dapat diobati dengan obat oralMalaria berat: memerlukan perawatan di rumah sakitPemilihan obat juga mempertimbangkan kemungkinan resistensi parasit terhadap obat tertentu.Penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi.&nbsp;Cara Mencegah MalariaPencegahan malaria berfokus pada menghindari gigitan nyamuk dan mengurangi perkembangbiakan nyamuk.Beberapa langkah yang dapat dilakukan:Melakukan 3M (menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air)Menggunakan kelambu saat tidurMenggunakan lotion atau obat anti nyamukMenghindari aktivitas di daerah endemis tanpa perlindunganKonsultasi ke dokter sebelum bepergian ke daerah endemis untuk mendapatkan obat pencegahan&nbsp;Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Gejalanya mirip flu, tetapi memiliki pola khas yang berulang. Dengan mengenali gejala sejak dini, melakukan pengobatan yang tepat, serta menerapkan langkah pencegahan, risiko malaria dapat dikurangi secara signifikan. Lindungi diri dan keluarga dari malaria dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan menghindari gigitan nyamuk.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDr. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 09.00 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)&nbsp;*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7&nbsp;Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini&nbsp;#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    3M Plus: Cara Efektif Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD)

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, terutama saat musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Karena belum ada obat spesifik untuk menyembuhkan DBD, langkah pencegahan menjadi kunci utama untuk melindungi diri dan keluarga.Salah satu upaya pencegahan yang paling efektif dan dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan adalah gerakan 3M Plus.&nbsp;Apa Itu 3M Plus?3M Plus adalah metode pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang bertujuan untuk memutus siklus hidup nyamuk penyebab DBD. Cara ini menekankan pengendalian lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.&nbsp;Langkah Utama 3M1. MengurasMembersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, atau toren secara rutin. Dinding tempat air juga perlu disikat untuk menghilangkan telur nyamuk yang menempel.2. MenutupMenutup rapat semua wadah penampungan air agar tidak menjadi tempat nyamuk bertelur. Termasuk juga menutup atau mengubur barang bekas yang bisa menampung air.3. Mendaur UlangMemanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti kaleng, botol, atau ban bekas.&nbsp;Apa yang Dimaksud dengan “Plus”?Selain 3 langkah utama, terdapat tambahan upaya pencegahan yang disebut “Plus”, antara lain:Menggunakan obat anti nyamukMemasang kawat kasa pada ventilasi rumahMemelihara ikan pemakan jentikMenanam tanaman pengusir nyamukMemeriksa tempat penampungan air secara rutinMembersihkan lingkungan secara gotong royongMenutup tempat pakaian kotorMenggunakan larvasida pada tempat yang sulit dikurasLangkah-langkah ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan agar nyamuk tidak berkembang biak di lingkungan sekitar.&nbsp;Mengapa 3M Plus Sangat Penting?Kasus DBD sering meningkat saat musim hujan karena banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Jika tidak dicegah, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian.Dengan melakukan 3M Plus secara rutin, masyarakat dapat:Mengurangi risiko penularan DBDMenjaga kebersihan lingkunganMelindungi keluarga dari penyakit berbahaya&nbsp;Kapan Harus Melakukan 3M Plus?Pencegahan DBD sebaiknya dilakukan sepanjang tahun, terutama:Saat musim hujanSaat terjadi perubahan musim (pancaroba)Ketika terdapat kasus DBD di lingkungan sekitarKonsistensi adalah kunci utama agar upaya ini efektif.&nbsp;Gerakan 3M Plus merupakan langkah sederhana namun sangat efektif untuk mencegah demam berdarah. Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk, risiko DBD dapat ditekan secara signifikan.&nbsp;Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)&nbsp;*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7&nbsp;Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini&nbsp;#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    3 Cara Mudah Hidup Sehat untuk Mencegah Diabetes

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Penyakit ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, hingga kebutaan.Kabar baiknya, sebagian besar kasus diabetes terutama diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.&nbsp;Mengapa Pencegahan Diabetes Penting?Di Indonesia, sebagian besar kasus diabetes terjadi akibat gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan tinggi gula dan lemak, kurang aktivitas fisik, serta kelebihan berat badan.Tanpa pencegahan, diabetes dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko kematian dini.&nbsp;3 Cara Mudah Hidup Sehat untuk Cegah DiabetesBerikut langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko diabetes:1. Perbanyak Konsumsi Sayur dan BuahSayur dan buah kaya akan serat, vitamin, serta antioksidan yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi sayur dan buah dapat menurunkan risiko diabetes secara signifikan.👉 Tips:Isi setengah piring dengan sayur dan buah setiap kali makanPilih buah segar dibandingkan makanan manis kemasan&nbsp;2. Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL)Konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes. Banyak makanan dan minuman kemasan mengandung GGL tinggi yang sering tidak disadari.Batas konsumsi harian yang dianjurkan:Gula: maksimal 4 sendok makan (50 gram)Garam: maksimal 1 sendok teh (5 gram)Lemak: maksimal 5 sendok makan (67 gram)👉 Tips:Kurangi minuman manis dan sodaBatasi gorengan dan makanan cepat sajiPerhatikan label kandungan makanan&nbsp;3. Rutin Melakukan Aktivitas FisikAktivitas fisik membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih efektif sehingga kadar gula darah tetap terkontrol.Tidak harus olahraga berat, aktivitas sederhana seperti:Jalan kakiBersepedaSenam ringansudah cukup memberikan manfaat jika dilakukan secara rutin.&nbsp;Langkah Tambahan yang Tidak Kalah PentingSelain tiga langkah utama di atas, beberapa kebiasaan berikut juga dapat membantu mencegah diabetes:Menjaga berat badan idealMenghindari kebiasaan merokokMengelola stres dengan baikMelakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin&nbsp;Mencegah diabetes tidak harus sulit. Dengan tiga langkah sederhana mengonsumsi sayur dan buah, membatasi gula garam lemak, serta rutin beraktivitas fisik risiko diabetes dapat ditekan secara signifikan. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kesehatan di masa depan. Mulailah hidup sehat dari sekarang untuk mencegah diabetes dan menjaga kualitas hidup tetap optimal.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)&nbsp;*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7&nbsp;Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini&nbsp;#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Hemofilia: Penyakit Genetik dengan Risiko Perdarahan Berkepanjangan

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Hemofilia adalah penyakit kelainan darah yang bersifat genetik, di mana darah tidak dapat membeku secara normal. Kondisi ini terjadi karena tubuh kekurangan atau tidak memiliki faktor pembekuan darah yang bekerja dengan baik, sehingga perdarahan dapat berlangsung lebih lama dari biasanya.Penyakit ini bersifat seumur hidup dan membutuhkan perhatian khusus agar tidak menimbulkan komplikasi serius.&nbsp;Apa Itu Hemofilia?Hemofilia merupakan gangguan pembekuan darah yang diturunkan secara genetik. Pada penderita hemofilia, luka kecil sekalipun dapat menyebabkan perdarahan yang sulit berhenti.Kondisi ini membuat penderita harus lebih berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari.&nbsp;Penyebab HemofiliaHemofilia disebabkan oleh kelainan genetik yang berkaitan dengan kromosom X. Penyakit ini umumnya diturunkan dari ibu sebagai pembawa sifat (carrier) kepada anak laki-laki.Namun, sekitar 30% kasus dapat terjadi tanpa riwayat keluarga sebelumnya akibat mutasi genetik baru.&nbsp;Jenis HemofiliaHemofilia dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu:Hemofilia A Terjadi karena kekurangan faktor pembekuan darah VIIIHemofilia B Terjadi karena kekurangan faktor pembekuan darah IX&nbsp;Tingkatan HemofiliaBerdasarkan tingkat keparahannya, hemofilia dibagi menjadi:Ringan (5–30%): Perdarahan terjadi pada kondisi tertentu, seperti setelah operasiSedang (1–5%): Perdarahan dapat terjadi akibat aktivitas fisik beratBerat (&lt;1%): Perdarahan bisa terjadi secara spontan tanpa sebab jelas&nbsp;Tanda dan Gejala HemofiliaGejala hemofilia dapat bervariasi, namun secara umum meliputi:Mudah memar tanpa sebab yang jelasPerdarahan pada otot dan sendi disertai nyeri dan bengkakMimisan atau gusi berdarah tanpa sebabPerdarahan yang lama berhenti setelah luka atau tindakan medisGejala ini perlu diwaspadai agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.&nbsp;Penanganan dan PengobatanPengobatan utama hemofilia adalah pemberian faktor pembekuan darah (replacement therapy) melalui infus. Terapi ini dapat dilakukan:On demand: diberikan saat terjadi perdarahanProfilaksis: diberikan secara rutin untuk mencegah perdarahanPertolongan Pertama (Metode PRICE)Jika terjadi perdarahan pada otot atau sendi, dapat dilakukan langkah awal:P (Protection): lindungi area cederaR (Rest): istirahatkan bagian tubuhI (Ice): kompres es selama 5–10 menitC (Compression): balut dengan perban elastisE (Elevation): posisikan lebih tinggi dari jantung&nbsp;Pencegahan Cedera pada Penderita HemofiliaKarena berisiko mengalami perdarahan, penderita hemofilia perlu melakukan pencegahan, antara lain:Menghindari benda atau lingkungan yang berisiko menyebabkan cederaMemastikan lantai tidak licinMenggunakan pencahayaan yang cukupMenggunakan alat pelindung saat beraktivitasMelakukan olahraga ringan dan menghindari kontak fisikMenjaga kesehatan gigi dan mulutMengonsumsi obat sesuai anjuran dokter&nbsp;Hemofilia adalah penyakit kelainan darah yang menyebabkan gangguan pembekuan sehingga perdarahan sulit berhenti. Penyakit ini bersifat genetik dan memerlukan penanganan jangka panjang. Dengan pengobatan yang tepat serta upaya pencegahan cedera, penderita hemofilia tetap dapat menjalani hidup dengan baik.&nbsp;Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDr. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 09.00 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 07.00 - 09.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417)&nbsp;*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7&nbsp;Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini&nbsp;#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0

Tag