Penyerahan Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit

Kesehatan
Penyerahan Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit
RS Pantinirmala

RS Pantinirmala

Administrator

Pada tanggal 31 Desember 2018, Rumah Sakit Panti Nirmala telah mendapatkan Sertifikat Akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan lulus tingkatan "PARIPURNA"    

Komentar (0)

Artikel Lainnya

  • Kesehatan

    Aktif Bergerak di Tempat Umum: Pentingnya Perilaku Sehat untuk Cegah Penyakit Tidak Menular

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Perubahan gaya hidup yang semakin kurang aktivitas fisik menjadi salah satu faktor pemicu penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan gangguan muskuloskeletal. Untuk itu, Kementerian Kesehatan RI melalui program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) mengimbau masyarakat untuk aktif bergerak, termasuk saat berada di ruang publik. Aktivitas fisik yang cukup, meski sederhana, dapat membawa dampak besar bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mengapa Aktif Bergerak itu Penting?Aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga berat badan, tetapi juga membantu:Meningkatkan sirkulasi darahMenguatkan otot dan tulangMemperbaiki metabolisme tubuhMenurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan jantungMeningkatkan kualitas tidur dan suasana hatiSayangnya, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam dalam posisi duduk baik di kantor, transportasi umum, maupun saat menunggu di ruang publik yang secara bertahap berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang. Tips Aktif Bergerak di Tempat UmumBerikut adalah beberapa cara sederhana namun efektif untuk tetap aktif bergerak ketika berada di ruang publik:1. Manfaatkan Tangga, Hindari LiftJika jaraknya memungkinkan, naik tangga kaki daripada lift atau eskalator merupakan latihan ringan yang membantu membakar lebih banyak kalori serta memperkuat otot kaki dan jantung.2. Berdiri dan Jalan Singkat Selama MenungguSaat menunggu antrean atau transportasi umum, gunakan waktu untuk berdiri atau berjalan kecil, daripada duduk atau menunduk menatap layar gadget.3. Peregangan RinganLakukan peregangan otot sederhana setiap beberapa jam, terutama bagi Anda yang bekerja atau menunggu di tempat umum dalam waktu lama. Peregangan dapat membantu mengurangi kekakuan otot serta meningkatkan sirkulasi darah.4. Jalan Kaki Santai Setelah MakanJika memungkinkan, lakukan jalan kaki singkat setelah makan, misalnya di area sekitar kantor, pusat perbelanjaan, atau taman. Kebiasaan ini dapat membantu pencernaan dan mengatur kadar gula darah.5. Gunakan Transportasi AktifJika jaraknya dekat, pertimbangkan untuk berjalan kaki atau bersepeda ke tempat tujuan daripada menggunakan kendaraan bermotor. Aktif Bergerak Tidak Harus BeratAktivitas fisik yang direkomendasikan tidak perlu intens atau berat. Yang penting adalah konsistensi dan keteraturan, seperti:Jalan cepat minimal 30 menit per hariPecah aktivitas menjadi beberapa sesi kecil sepanjang hariLakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti berjalan bersama teman atau keluargaAkan lebih optimal jika aktivitas ini menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan hanya sesekali. Manfaat Jangka Panjang Aktivitas FisikDengan meningkatkan aktivitas fisik di tempat umum maupun di rumah, manfaat yang dirasakan antara lain:Menurunkan risiko penyakit jantung dan strokeMengendalikan berat badanMeningkatkan sensitivitas insulinMengurangi stres dan kecemasanMeningkatkan kualitas hidup secara keseluruhanAktif bergerak adalah investasi kesehatan jangka panjang yang memberi manfaat besar bagi tubuh dan mental. Aktif bergerak di ruang publik bukan sekadar pilihan gaya hidup, melainkan kebutuhan kesehatan. Kebiasaan kecil seperti memilih tangga, berdiri saat menunggu, melakukan peregangan, atau jalan kaki singkat dapat membantu mencegah penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup. Mari mulai ubah pola hidup dengan bergerak lebih banyak setiap hari langkah kecil bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan Anda.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Waspadai Penyakit Pasca Banjir: Ancaman Kesehatan yang Sering Terabaikan

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Banjir merupakan salah satu bencana alam yang kerap terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Selain menimbulkan kerusakan lingkungan dan infrastruktur, banjir juga membawa risiko serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama setelah air surut. Kondisi lingkungan yang lembap, sanitasi terganggu, serta genangan air yang terkontaminasi dapat menjadi media berkembangnya berbagai penyakit.Penyakit yang Sering Muncul Usai BanjirSetelah banjir, sejumlah masalah kesehatan dapat muncul akibat paparan air kotor, tingginya kelembapan, dan sanitasi yang buruk. Berikut beberapa penyakit yang paling sering dilaporkan:1. Diare dan Penyakit Saluran CernaAir genangan yang tercemar dapat menyebabkan kontaminasi makanan dan minuman, sehingga meningkatkan kejadian diare dan gangguan saluran cerna lainnya.2. Demam dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)Kondisi pengungsian yang padat dan udara lembap setelah banjir dapat memicu naiknya kasus demam dan infeksi saluran pernapasan akut.3. Demam Berdarah (DBD)Genangan air sisa banjir menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak, yang dapat memperbesar risiko penularan demam berdarah dengue (DBD) di masyarakat.4. LeptospirosisPenyakit yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus, juga perlu diwaspadai. Leptospirosis sering muncul pasca banjir karena bakteri Leptospira dapat masuk ke tubuh melalui luka atau membran mukosa.5. Penyakit KulitKontak langsung dengan air banjir yang kotor dan sampah yang terperangkap dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti infeksi atau iritasi.Selain itu, banjir juga dapat memperburuk kondisi kesehatan lainnya, seperti penyakit kronis atau gangguan yang telah ada sebelumnya karena penurunan daya tahan tubuh saat kondisi lingkungan tidak bersih. Mengapa Risiko Penyakit Meningkat Pasca Banjir?Pasca banjir, lingkungan cenderung menjadi lembap, fasilitas sanitasi terganggu, dan air bersih menjadi sulit diakses. Situasi ini menciptakan kondisi ideal bagi bakteri, virus, serta vektor penyakit seperti nyamuk dan tikus untuk berkembang. Selain itu, hambatan akses ke layanan kesehatan setelah banjir sering kali memperlambat deteksi dini dan penanganan penyakit secara cepat. Strategi Pencegahan yang EfektifUntuk meminimalkan risiko penyakit setelah banjir, masyarakat disarankan melakukan langkah-langkah berikut:1. Perhatikan Kebersihan LingkunganPastikan lingkungan sekitar bersih dari sampah dan genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan bakteri.2. Gunakan Air BersihHindari konsumsi air yang belum dipastikan aman. Jika perlu, rebus air atau gunakan air kemasan untuk minum dan memasak.3. Lindungi Diri dari Contact dengan Air BanjirSaat membersihkan rumah atau berada di sekitar genangan, gunakan sepatu boots dan sarung tangan untuk mengurangi kontak langsung dengan air kotor.4. Segera Periksakan KesehatanJika mengalami gejala seperti demam, diare, ruam kulit, atau nyeri otot setelah banjir, jangan tunda untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi.5. Tingkatkan Daya Tahan TubuhKonsumsi makanan bergizi, minum cukup air putih, dan istirahat cukup dapat membantu menjaga sistem imun tetap optimal saat tubuh rentan terhadap bakteri dan virus. Banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik pada lingkungan dan rumah tinggal, tetapi juga membawa risiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat setelah air surut. Penyakit seperti diare, demam, DBD, leptospirosis, dan gangguan kulit bisa muncul akibat paparan air yang terkontaminasi dan buruknya sanitasi. Dengan penerapan langkah pencegahan yang tepat serta kewaspadaan akan gejala penyakit, kita dapat mengurangi dampak kesehatan pasca banjir.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Ancaman Serius Merokok bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kebiasaan merokok selama ini dikenal luas berdampak buruk pada kesehatan paru-paru dan jantung. Namun, banyak orang kurang menyadari bahwa rokok juga membawa risiko serius bagi kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya menyebabkan masalah kosmetik, merokok dapat mengganggu struktur dan fungsi mulut secara keseluruhan, bahkan meningkatkan risiko penyakit berbahaya.1. Kanker Mulut dan Lesi Pra-KankerSalah satu dampak paling serius dari merokok adalah meningkatnya risiko kanker mulut termasuk kanker lidah, bibir, pipi dalam, dan dasar mulut. Zat karsinogen dalam asap rokok dapat merusak sel-sel jaringan mulut dan memicu pertumbuhan sel kanker. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan leukoplakia, yaitu bercak putih di jaringan mulut yang berpotensi menjadi kanker.2. Bau Mulut yang Sulit HilangAsap rokok mengandung zat beracun yang membuat mulut menjadi kering dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut yang tak sedap. Kekeringan mulut ini juga memperburuk kebersihan mulut karena saliva cairan yang membantu membersihkan bakteri menjadi berkurang.3. Risiko Sariawan dan Radang MulutMerokok meningkatkan iritasi dan peradangan pada jaringan mulut, sehingga membuat bibir dan selaput lendir lebih rentan mengalami sariawan dan radang mulut. Kondisi mulut yang terus-menerus terpapar zat berbahaya ini dapat membuat luka sulit sembuh dan memperburuk kesehatan jaringan lunak mulut.4. Radang Kelenjar Ludah dan Luka pada Gigi/GusiPaparan zat beracun dalam asap rokok juga dapat menyebabkan radang kelenjar ludah dan gangguan pada struktur gusi. Merokok telah terbukti menghambat aliran darah dan oksigen ke gusi, sehingga memperlambat penyembuhan setelah prosedur gigi seperti pencabutan dan meningkatkan risiko infeksi.5. Napas Tidak Sedap dan Perubahan SuaraKekeringan mulut akibat merokok tidak hanya memicu bau mulut yang berkelanjutan, tetapi juga dapat memengaruhi suara. Rokok mengeringkan tenggorokan sehingga suara bisa menjadi serak atau berat.6. Bibir dan Jaringan Mulut yang RapuhNikotin dan bahan kimia lain dalam rokok dapat mengurangi elastisitas dan kesehatan jaringan bibir, yang membuatnya mudah pecah, bengkak, atau terasa tidak nyaman.6. Dampak Jangka Panjang pada Gigi dan GusiSelain efek-efek di atas, penelitian dan panduan medis juga menunjukkan bahwa merokok secara signifikan meningkatkan risiko:Penumpukan plak dan karang gigi yang lebih cepatPenyakit gusi (gingivitis dan periodontitis)Kerusakan enamel dan pembusukan gigiRisiko kehilangan gigiGangguan penyembuhan setelah perawatan gigi Deteksi Dini dan PencegahanKarena banyak dampak merokok pada mulut berkembang secara bertahap dan tanpa gejala awal yang jelas, penting bagi perokok dan mantan perokok untuk:Rutin melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulanMemperhatikan tanda-tanda awal seperti luka mulut yang tak kunjung sembuhMenjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi, flossing, dan berkumurBerhenti merokok untuk mengurangi risiko komplikasi kesehatan mulut dan umum lainnya Merokok bukan hanya ancaman bagi paru-paru dan jantung kebiasaan ini juga memberikan dampak sangat serius pada kesehatan gigi dan mulut. Mulai dari bau mulut menahun, sariawan, radang gusi, sampai kanker mulut, semua bisa terjadi akibat paparan bahan berbahaya pada asap rokok. Memahami risiko ini dapat menjadi motivasi penting untuk berhenti merokok dan menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh. Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Tips Keamanan Pangan di Rumah: Cegah Keracunan Makanan untuk Keluarga

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Keracunan makanan sering kali terjadi bukan hanya di luar rumah tetapi juga di dapur sendiri. Padahal, kasus yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan serius ini bisa dicegah dengan langkah sederhana. Penting bagi setiap keluarga memahami cara menangani, mengolah, dan menyimpan makanan dengan benar agar tetap aman dikonsumsi. Berikut ini panduan lengkap yang mudah diterapkan di rumah. Kenali Risiko Keracunan MakananKeracunan makanan dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau toksin yang mencemari makanan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun anak kecil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan. Gejala umumnya meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam.Langkah pencegahan yang tepat dimulai dari keamanan pangan di rumah, terutama dalam hal pengolahan dan penyimpanan makanan. 1. Cuci Tangan dan Peralatan dengan BersihLangkah paling awal dan penting adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Tangan yang bersih dapat mencegah penyebaran kuman dari permukaan atau makanan mentah ke makanan yang sudah siap santap.Selain tangan, pastikan peralatan seperti talenan, pisau, piring, dan wadah juga dicuci bersih. Bakteri dari daging atau sayuran mentah dapat berpindah jika peralatan tidak dibersihkan dengan benar. 2. Pisahkan Makanan Mentah dan MatangSalah satu penyebab keracunan adalah kontaminasi silang kondisi dimana bakteri dari bahan mentah berpindah ke makanan yang sudah matang. Untuk mencegahnya:Gunakan talenan berbeda untuk daging mentah dan sayuranSimpan bahan mentah terpisah dari makanan siap sajiDengan memisahkan bahan mentah dan matang, risiko pencemaran makanan dapat diminimalkan. 3. Masak Makanan Hingga Matang SempurnaMemastikan makanan matang secara merata merupakan kunci dari keamanan pangan. Bakteri, virus, dan parasit umumnya mati pada suhu tinggi. Oleh karena itu, makanan seperti daging, ayam, dan ikan harus dimasak hingga bagian dalamnya benar-benar matang.Apabila menggunakan thermometer makanan, suhu aman untuk daging merah adalah sekitar 63 °C, ayam 74 °C, dan ikan 63 °C sebelum dianggap aman dikonsumsi. 4. Simpan Makanan di Tempat yang TepatPenyimpanan yang salah dapat mempercepat pertumbuhan bakteri:Simpan makanan yang mudah rusak di kulkas atau freezerJangan biarkan makanan matang berada di suhu ruang lebih dari 2 jamSetelah dimasak, bungkus dan simpan sisa makanan dalam wadah tertutupMakanan yang dibiarkan terlalu lama di luar dapat menjadi media berkembang biak bakteri, yang bisa menyebabkan keracunan saat dikonsumsi. 5. Perhatikan Kebersihan Air Minum dan Bahan MentahAir yang digunakan untuk memasak atau diminum sebaiknya bersih dan aman. Air yang tercemar dapat membawa kuman ke dalam makanan atau minuman Anda. Selain itu, pilih bahan mentah yang segar dan masih dalam kondisi baik untuk mengurangi risiko pencemaran bakteri. 6. Kenali Tanda Makanan Tidak AmanBeberapa indikasi makanan yang mungkin sudah tidak aman dikonsumsi antara lain:Bau yang tidak sedapWarna atau tekstur berubahMuncul lendir atau jamurJika menemukan ciri-ciri tersebut, jangan ragu untuk membuang makanan tersebut demi mencegah risiko gangguan pencernaan. Menjaga keamanan pangan di rumah bukan hal yang rumit. Dengan langkah sederhana seperti mencuci tangan, memisahkan bahan makanan mentah dan matang, memasak hingga matang, serta menyimpan makanan dengan benar, keluarga Anda dapat terhindar dari risiko keracunan makanan. Edukasi dan kebiasaan baik ini sangat penting demi kesehatan keluarga dalam jangka panjang.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan Tubuh Setiap Hari?

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Air merupakan salah satu komponen penting bagi tubuh manusia. Tanpa asupan air yang cukup, fungsi organ tubuh dapat terganggu, sehingga kesehatan secara keseluruhan berpotensi turun. Meski terlihat sederhana, minum air putih dengan jumlah yang tepat memiliki dampak besar bagi kondisi fisik, konsentrasi, pencernaan, hingga metabolisme tubuh Anda. Lalu, berapa banyak air putih yang ideal untuk diminum setiap hari? Mari kita bahas berdasarkan panduan kesehatan resmi. Mengapa Tubuh Kita Butuh Air?Air berperan dalam hampir semua proses biologis dalam tubuh, termasuk:Menjaga suhu tubuh tetap stabilMembantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisiMelancarkan peredaran darah dan fungsi organMembantu pengeluaran sisa metabolisme melalui urin dan keringatKarena perannya yang begitu penting, kekurangan cairan tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, yang ditandai dengan rasa haus ekstrem, pusing, lemas, hingga gangguan fungsi organ bila tidak segera diatasi. Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan per Hari?Tidak ada satu angka baku yang berlaku untuk semua orang, karena kebutuhan air tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, iklim, dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Namun, berdasarkan panduan kesehatan, konsumsi air minum yang sering disarankan adalah:Pria dewasa: sekitar 3,7 liter per hariWanita dewasa: sekitar 2,7 liter per hariJumlah tersebut mencakup semua sumber cairan yang berasal dari minuman maupun makanan yang kita konsumsi setiap hari. Air dari buah dan sayur juga turut menyumbang kebutuhan cairan tubuh. Kapan Kebutuhan Air Bisa Meningkat?Beberapa kondisi dan situasi dapat membuat kebutuhan air sehari-hari meningkat, antara lain:Aktivitas fisik yang intensCuaca panas atau lembapDemam, diare, atau muntahKondisi kesehatan tertentu seperti infeksi atau penyakit yang menyebabkan kehilangan cairan lebih cepatPada kondisi tersebut, sangat penting untuk menambah konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Cara Mengenali Tanda Tubuh Kekurangan AirDehidrasi ringan sampai sedang bisa dikenali melalui beberapa gejala berikut:Rasa haus berlebihanWarna urin gelapMulut keringPusing atau lelahJarangnya buang air kecilJika tanda-tanda ini muncul, segeralah memperbanyak minum air dan jika perlu konsultasikan dengan tenaga medis bila gejala tidak membaik. Tips Praktis untuk Mencukupi Kebutuhan AirAgar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, berikut beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan:Bawa botol air minum setiap hari, terutama saat beraktivitas di luar rumah.Minum secara berkala, jangan menunggu rasa haus datang.Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air, seperti semangka, melon, dan timun.Tambahkan pengingat minum pada ponsel untuk membantu rutinitas hidrasi harian. Kebutuhan air minum setiap hari bervariasi tergantung individu, namun secara umum orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 3,7 liter untuk pria dan 2,7 liter untuk wanita dari semua sumber cairan. Memenuhi kebutuhan cairan sangat penting bagi fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Dengan memperhatikan asupan air putih dan mengenali tanda dehidrasi, Anda dapat membantu tubuh tetap optimal dalam beraktivitas setiap hari.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Umum Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Lilis Lanawati, praktek setiap hari Senin,Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Ika Shanti Rosalina, MMRS, praktek setiap hari Rabu pukul 08.00 - 13.00 WIB*dr. Eryanto, praktek setiap hari Jum'at pukul 08.00 - 13.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0

Tag