Mengenal Ataksia Friedreich: Penyakit Saraf Langka yang Menggerogoti Koordinasi Tubuh

Kesehatan
Mengenal Ataksia Friedreich: Penyakit Saraf Langka yang Menggerogoti Koordinasi Tubuh
RS Pantinirmala

RS Pantinirmala

Administrator

Halo sobat Panti Nirmala!

Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!

Ataksia Friedreich adalah gangguan genetik langka yang menyerang sistem saraf dan memengaruhi kemampuan tubuh dalam bergerak secara terkoordinasi. Penyakit ini termasuk jenis ataksia herediter yang paling sering ditemukan, meskipun jumlah kasusnya tetap tergolong sedikit.

Penyebab dan Faktor Genetik

Ataksia Friedreich terjadi akibat mutasi pada gen FXN (frataxin). Mutasi ini mengganggu produksi protein frataxin yang berperan penting dalam fungsi mitokondria dan metabolisme sel. Penyakit ini diwariskan secara autosomal resesif, yang berarti seseorang hanya akan mengalami gejala bila menerima salinan gen rusak dari kedua orang tuanya.

Kapan Gejala Mulai Muncul?

Sebagian besar kasus muncul pada usia anak-anak hingga remaja, biasanya antara umur 10 hingga 15 tahun. Namun, ada pula tipe yang berkembang di usia lebih dewasa. Late-Onset Friedreich’s Ataxia (LOFA) terjadi setelah usia 25 tahun, sementara Very Late-Onset Friedreich’s Ataxia (VLOFA) baru terlihat di atas usia 40 tahun.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Pada tahap awal, penderita biasanya mengalami kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan, dan koordinasi tubuh yang menurun. Seiring waktu, gejala dapat berkembang menjadi:

  • Bicara menjadi pelan dan sulit dipahami (disartria).

  • Refleks pada kaki melemah atau hilang.

  • Kelemahan otot, kelelahan, serta kelainan bentuk tulang seperti skoliosis atau kaki melengkung (pes cavus).

  • Komplikasi serius seperti penyakit jantung (kardiomiopati hipertrofik) dan diabetes.

Diagnosis yang Tepat Menentukan Penanganan

Pemeriksaan menyeluruh sangat penting untuk memastikan diagnosis. Dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik, tes neurologis, pemeriksaan konduksi saraf, ekokardiografi untuk memeriksa kondisi jantung, serta pemindaian MRI atau CT scan. Tes genetik juga dilakukan untuk memastikan adanya mutasi pada gen FXN.


Belum Ada Obat, Namun Perawatan Bisa Membantu

Hingga kini, belum ditemukan obat yang mampu menyembuhkan Ataksia Friedreich secara tuntas. Meski begitu, berbagai langkah penanganan dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

Pendekatan perawatan mencakup fisioterapi dan terapi okupasi untuk menjaga fungsi motorik, penggunaan alat bantu seperti penyangga atau kursi roda, serta pengobatan komplikasi seperti gangguan jantung dan kadar gula darah tinggi. Dalam beberapa kasus, operasi diperlukan untuk memperbaiki skoliosis atau deformitas pada kaki.

Meski tergolong langka dan belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan, harapan tetap terbuka melalui riset dan terapi baru. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu penderita menjalani hidup dengan lebih baik, meski menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Neurologi (Saraf) Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, ada

  • dr. Chandra Iwan, Sp.N, praktek setiap hari Senin - Sabtu pukul 11.00 - 14.00 WIB*

  • Dr. dr. Emmy Endang Sulastri, Sp.N, CIPS., FIN, praktek setiap hari Rabu dan Jumat pukul 16.00 - 18.00 WIB*

  • dr. Endang Ekawati, Sp.N, praktek setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis pukul 09.00 - 14.00 WIB*

  • dr. Dessika Rahmawati, Sp.S(K), praktek setiap hari Senin, dan Rabu pukul 15.00 - 17.00 WIB*

  • dr. Anica Hadi, Sp.N, praktek setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis pukul 10.00 - 12.00 WIB*

*Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktu

Download juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 

Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini 

#MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan


Komentar (0)

Artikel Lainnya

  • Kesehatan

    5 Aktivitas yang Membantu Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Saat menjalani ibadah puasa, bau mulut sering menjadi keluhan yang tidak nyaman meski hal ini merupakan kondisi umum. Bau mulut bisa disebabkan oleh produksi air liur yang berkurang ketika berpuasa, sehingga bakteri di mulut lebih mudah berkembang dan menghasilkan senyawa yang berbau tidak sedap. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu meminimalisir bau mulut agar puasa tetap nyaman.1. Menjaga Kebersihan Mulut dengan Menyikat Gigi yang TepatMerawat kebersihan mulut merupakan cara paling efektif untuk mencegah bau mulut. Selama puasa, disarankan untuk:Menyikat gigi setelah berbuka dan setelah sahurMembersihkan lidah dengan sikat lidah atau pembersih lidahMenggunakan benang gigi (dental floss) untuk menyikat sisa makanan di sela gigiCara ini membantu mengurangi plak dan bakteri yang dapat memicu bau mulut.2. Minum Air yang Cukup pada Waktu Sahur dan BerbukaAir putih membantu menjaga kelembapan mulut dan mengurangi keringnya rongga mulut yang bisa memperparah bau. Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan sepanjang siang hari, sehingga perlu mencukupi kebutuhan air pada saat sahur dan berbuka untuk membantu produksi air liur tetap optimal.3. Konsumsi Makanan Bernutrisi dan BerseratMemilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka dapat membantu mencegah bau mulut. Makanan tinggi serat seperti sayur dan buah dapat membantu produksi air liur dan membersihkan gigi secara alami. Selain itu, serat membantu memperlancar pencernaan, yang juga berpengaruh pada kondisi bau mulut secara keseluruhan.4. Mengunyah Permen Karet Bebas Gula Setelah BerbukaMengunyah permen karet bebas gula setelah berbuka dapat merangsang produksi air liur. Air liur membantu membersihkan bakteri dan partikel sisa makanan yang bisa menjadi sumber bau. Namun, pastikan memilih permen karet yang tidak mengandung gula agar tidak meningkatkan risiko gigi berlubang.5. Menghindari Makanan yang Memicu Bau MulutBeberapa jenis makanan seperti bawang merah, bawang putih, dan makanan berbau tajam dapat memperburuk bau mulut. Selama puasa, konsumsi makanan tersebut sebaiknya dibatasi, terutama saat sahur, agar bau mulut di siang hari tidak semakin kuat. Tips Tambahan Agar Nafas Tetap Segar Selama PuasaSelain kegiatan di atas, beberapa kebiasaan lain yang bisa dilakukan untuk lebih membantu mengatasi bau mulut adalah:Menyikat gigi secara lembut namun menyeluruh minimal dua kali sehariMembersihkan mulut setelah sahur dan berbukaHindari rokok dan konsumsi makanan atau minuman beralkoholPeriksakan kondisi kesehatan mulut ke dokter gigi secara rutin Bau mulut saat berpuasa mungkin terasa mengganggu, tetapi hal tersebut bisa dikurangi dengan aktivitas sederhana yang teratur. Menjaga kebersihan mulut, mencukupi asupan cairan, mengonsumsi makanan sehat, mengunyah permen karet bebas gula, serta menghindari makanan berbau tajam dapat membantu menjaga nafas tetap segar sepanjang puasa. Dengan langkah yang tepat, puasa dapat dijalani lebih nyaman dan percaya diri. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Mengatasi Sembelit saat Puasa: Cara Agar BAB Tetap Lancar

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Selama menjalani ibadah puasa, selain menahan lapar dan haus, sebagian orang bisa mengalami sembelit atau susah buang air besar (BAB). Ini merupakan keluhan yang umum terjadi karena perubahan pola makan, asupan cairan, dan ritme harian saat puasa. Untungnya, ada berbagai cara sehat yang dapat membantu menjaga pencernaan tetap lancar selama berpuasa. Kenapa Sembelit Sering Terjadi Saat Puasa?Sembelit saat puasa sering terjadi karena beberapa perubahan kebiasaan, antara lain:Asupan cairan berkurang, sehingga tinja menjadi lebih keras.Kurang konsumsi serat dari buah dan sayur karena pola makan terbatas.Aktivitas fisik yang menurun, membuat gerakan usus lebih lambat.Jadwal makan yang berubah, terutama jika sahur dan buka puasa kurang teratur. Tanda Anda Mengalami SembelitGejala sembelit yang umum dialami saat puasa meliputi:BAB kurang dari tiga kali semingguTinja keras dan sulit dikeluarkanPerut terasa kembung dan tidak nyamanSakit atau tegang saat BABJika kondisi ini berlangsung terus-menerus, bisa memicu rasa tidak nyaman dan gangguan pencernaan lainnya. Cara Mengatasi dan Mencegah Sembelit saat PuasaAgar BAB tetap lancar selama puasa, berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan:1. Perbanyak Konsumsi Cairan saat Sahur dan BerbukaCairan membantu melembutkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Pastikan minum air putih cukup saat sahur dan buka puasa untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.2. Pilih Makanan yang Kaya SeratSerat dapat membantu memperlancar pencernaan dengan menambah massa tinja. Konsumsilah makanan berserat tinggi seperti:Buah-buahan (misalnya kurma, pepaya, apel)Sayuran hijauOatmeal, gandum, atau roti dari gandum utuhKacang-kacangan3. Hindari Makanan Pemicu SembelitBeberapa makanan dapat memperparah sembelit, seperti:Makanan tinggi lemakMakanan cepat sajiMakanan olahan rendah serat Mengurangi konsumsi makanan tersebut dapat membantu pencernaan bekerja lebih baik.4. Tetap Aktif BergerakAktivitas fisik ringan seperti jalan kaki setelah berbuka puasa dapat merangsang gerak usus sehingga meringankan masalah sembelit.5. Usahakan Rutinitas BABJadwalkan waktu khusus untuk BAB, misalnya pagi setelah sahur atau setelah berbuka puasa. Hal ini membantu tubuh membentuk kebiasaan berkemih secara teratur. Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?Segera konsultasikan ke tenaga kesehatan jika:Sembelit tidak membaik meskipun sudah melakukan perubahan pola makan dan gaya hidupBAB disertai darah atau nyeri hebat pada perutPenurunan berat badan drastis tidak wajar Kondisi-kondisi tersebut bisa menjadi tanda gangguan pencernaan yang lebih serius yang perlu evaluasi medis. Sembelit saat puasa adalah keluhan yang umum terjadi akibat perubahan pola makan dan aktivitas tubuh. Untuk mengatasinya, perbanyak konsumsi cairan dan serat, pilih makanan sehat, tetap aktif bergerak, dan jadwalkan waktu BAB secara teratur. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, pencernaan dapat tetap sehat sehingga puasa dapat dijalani dengan nyaman.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Yuk Ketahui Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Buah kurma (Phoenix dactylifera) merupakan salah satu buah yang sudah dikenal luas, terutama dalam tradisi berbuka puasa. Buah ini tidak hanya manis dan lezat, tetapi juga mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.Kurma tumbuh di daerah kering dan telah dikonsumsi sejak ribuan tahun lalu. Selain sebagai sumber energi cepat, kurma juga kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting bagi fungsi tubuh. Kandungan Nutrisi Buah KurmaBuah kurma mengandung berbagai zat gizi penting, antara lain:KaloriKarbohidratSeratProteinVitaminZat besiMagnesiumPotassium (kalium)Kandungan ini membuat kurma tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Manfaat Buah Kurma bagi Kesehatan1. Menjadi Sumber Energi AlamiBuah kurma kaya akan gula alami berupa fruktosa dan glukosa yang cepat diserap tubuh, sehingga dapat menjadi sumber energi instan. Hal ini sangat membantu terutama setelah tidak makan seharian, misalnya saat berpuasa.2. Melancarkan Sistem PencernaanSerat yang ada dalam kurma membantu memperlancar sistem pencernaan dan mencegah sembelit dengan memperbaiki gerakan usus besar.3. Mencegah Penyakit KronisKurma mengandung antioksidan kuat yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan ini juga berperan dalam mengurangi risiko penyakit kronis seperti gangguan jantung dan beberapa jenis peradangan.4. Menstabilkan Gula DarahMeskipun terasa manis, kurma dapat membantu mengatur gula darah ketika dikonsumsi dalam jumlah tepat. Kandungan seratnya juga membantu mencegah lonjakan gula darah secara drastis.5. Mengganti Elektrolit yang HilangKurma memiliki kandungan potassium yang tinggi, yakni salah satu elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.6. Mendukung Kesehatan TulangMineral seperti magnesium dan zat besi dalam kurma turut berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan membantu pembentukan sel darah merah, sehingga membantu mencegah anemia.7. Melindungi Tubuh dari PeradanganPolifenol dan flavonoid dalam kurma adalah jenis antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari peradangan dan stres oksidatif.8. Dapat Menjadi Bagian Diet SehatKurma dapat dikonsumsi langsung atau dikombinasikan dengan makanan sehat lain seperti kacang, yogurt, atau oatmeal. Namun karena kalorinya cukup tinggi, konsumsilah dalam porsi yang seimbang agar tetap mendukung kesehatan. Buah kurma bukan hanya makanan tradisional yang nikmat, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisi lengkapnya. Dari memberi energi instan hingga membantu melancarkan pencernaan dan melindungi tubuh dari penyakit kronis, kurma layak dijadikan bagian dari pola makan sehat anda terutama ketika anda membutuhkan tambahan nutrisi alami yang bergizi.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gizi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Ongko Susetia T, MNs, Sp.GK, praktek setiap hari Selasa, Rabu, & Jumat pukul 10.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Cegah Gangguan Pendengaran Akibat Sering Pakai Headset

    Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Penggunaan headset, earphone, atau headphone kini semakin umum dalam kehidupan sehari-hari, terutama selama masa kerja atau belajar daring. Alat ini membantu memperjelas suara percakapan, musik, atau materi pembelajaran. Namun, penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol justru dapat berdampak buruk pada kesehatan telinga dan pendengaran.Gangguan pendengaran dapat terjadi ketika suara yang masuk terlalu keras atau terlalu lama diperdengarkan melalui headset. Paparan suara keras yang terus-menerus dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel di telinga bagian dalam, yang ironisnya bisa bersifat permanen jika dibiarkan. Tips Mencegah Gangguan Pendengaran Saat Menggunakan HeadsetAgar kesehatan pendengaran tetap terjaga, terutama bagi pengguna headset aktif, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:1. Atur Volume pada Level AmanGunakan volume suara headset tidak lebih dari 60% dari total kapasitas volume perangkat. Suara di atas ambang ini bila didengar dalam jangka panjang berisiko merusak sel-sel rambut di koklea struktur penting dalam telinga yang memproses suara. 2. Batasi Durasi PemakaianJika menggunakan headset lebih dari satu jam, berikan jeda istirahat minimal satu jam sebelum dipakai kembali. Cara ini memberi waktu telinga pulih dari paparan suara dan mengurangi risiko kelelahan pendengaran. 3. Rutin Periksa TelingaKotoran telinga atau serumen yang berlebih dapat menumpuk dan mengganggu pendengaran. Lakukan pemeriksaan telinga secara berkala, misalnya setiap 6 bulan sekali, agar telinga tetap bersih dan fungsi pendengaran terjaga. 4. Hindari Membersihkan Telinga dengan Benda TajamMembersihkan telinga sendiri dengan cotton bud atau benda tajam bisa mendorong kotoran masuk lebih dalam dan merusak struktur telinga. Pembersihan telinga sebaiknya dilakukan oleh tenaga kesehatan bila diperlukan. Penggunaan headset yang bijak bukan hanya soal kenyamanan suara, tetapi juga soal kesehatan pendengaran jangka panjang. Dengan mengatur volume suara, membatasi durasi penggunaan, dan melakukan pemeriksaan telinga secara berkala, Anda sudah mengambil langkah penting untuk mencegah gangguan pendengaran. Selalu waspadai tanda-tanda awal gangguan pendengaran seperti telinga berdenging, penurunan kemampuan mendengar, atau rasa penuh dalam telinga jangan menunggu sampai terlambat untuk bertindak.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Gigi Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Irine Eka M., Sp.THT-KL praktek setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis pukul 15.00 - 17.00 WIB*dr. Hana Listyani, Sp.THT-KL praktek setiap hari Senin & Rabu pukul 08.00 - 09.30 WIB*dr. Dyah Indrasworo, Sp.THT-KL praktek setiap hari Selasa & Kamis pukul 09.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Kesehatan

    Bakti Sosial Ramadhan 1447H, Karyawan Rumah Sakit Panti Nirmala Tebar Kepedulian

    Malang - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, karyawan Rumah Sakit Panti Nirmala menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 27 Februari 2026, dan berlangsung dengan penuh kehangatan serta semangat kebersamaan.Bakti sosial Ramadhan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan bagi pengunjung dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan di Lobby Unit 3 Rumah Sakit Panti Nirmala dan mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir.Selain layanan kesehatan, panitia juga membagikan takjil kepada pengunjung dan pasien sebagai bentuk perhatian serta berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah. Suasana kebersamaan terasa kental ketika karyawan rumah sakit turut berinteraksi langsung dengan masyarakat, menciptakan momen Ramadhan yang hangat dan bermakna.Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga mencerminkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang senantiasa dijunjung oleh Rumah Sakit Panti Nirmala. Melalui bakti sosial ini, rumah sakit berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.Manajemen Rumah Sakit Panti Nirmala menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan bakti sosial Ramadhan 1447H ini. Semangat berbagi dan melayani diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik. Merawat Penuh Kasih Demi Kesembuhan

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0

Tag