Artikel Kesehatan

Sering Sakit Lutut Saat Naik Tangga? Bisa Jadi Chondromalacia Patella
Kesehatan

Sering Sakit Lutut Saat Naik Tangga? Bisa Jadi Chondromalacia Patella

Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Nyeri lutut merupakan keluhan yang cukup sering dialami, terutama oleh remaja, atlet, dan orang yang aktif bergerak. Salah satu penyebab nyeri lutut yang perlu diwaspadai adalah chondromalacia patella, yaitu kondisi ketika tulang rawan di bagian bawah tempurung lutut mengalami pelunakan dan kerusakan. Apa Itu Chondromalacia Patella?Chondromalacia patella adalah gangguan pada tulang rawan patella (tempurung lutut) yang berfungsi melindungi tulang dan membantu pergerakan sendi lutut tetap mulus. Saat tulang rawan ini melemah atau rusak, gesekan antara patella dan tulang paha meningkat, sehingga menimbulkan nyeri dan rasa tidak nyaman saat bergerak.Kondisi ini sering disebut sebagai runner’s knee karena kerap dialami oleh pelari dan individu yang melakukan aktivitas dengan tekanan berulang pada lutut. Penyebab Chondromalacia PatellaBeberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya chondromalacia patella antara lain:Aktivitas fisik berlebihan yang memberi tekanan berulang pada lututCedera langsung pada lutut, seperti benturan atau jatuhPosisi tempurung lutut yang tidak sejajarOtot paha yang lemah atau tidak seimbangBerat badan berlebih yang memberi beban tambahan pada sendi lututFaktor-faktor tersebut dapat menyebabkan tulang rawan patella aus secara bertahap dan memicu peradangan. Gejala yang Perlu DiperhatikanGejala chondromalacia patella umumnya berkembang secara perlahan. Beberapa tanda yang sering dirasakan meliputi:Nyeri di bagian depan lutut, terutama saat naik atau turun tanggaRasa sakit saat jongkok atau duduk lama dengan lutut tertekukLutut terasa kaku atau berbunyi saat digerakkanNyeri bertambah setelah aktivitas fisik beratPada kondisi tertentu, nyeri bisa memburuk jika tidak ditangani dengan baik. Cara Mengatasi Chondromalacia PatellaPenanganan chondromalacia patella bertujuan untuk mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi lutut, dan mencegah kerusakan lebih lanjut.1. Istirahat dan Modifikasi Aktivitas Mengurangi aktivitas yang memberi tekanan berlebih pada lutut dapat membantu meredakan peradangan.2. Terapi Fisik Fisioterapi membantu memperkuat otot paha dan menjaga keseimbangan otot di sekitar lutut sehingga tekanan pada patella berkurang.3. Obat Pereda Nyeri Obat antiinflamasi nonsteroid dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan pembengkakan, sesuai anjuran tenaga medis.4. Penggunaan Alat Penyangga Lutut Brace atau pelindung lutut dapat membantu menjaga posisi tempurung lutut agar tetap stabil saat bergerak.5. Tindakan Medis Lanjutan Pada kasus yang berat dan tidak membaik dengan terapi konservatif, dokter dapat merekomendasikan prosedur medis atau tindakan operasi. Pencegahan Chondromalacia PatellaUntuk menurunkan risiko chondromalacia patella, penting menjaga kesehatan lutut dengan cara:Melakukan pemanasan dan pendinginan sebelum serta setelah olahragaMenjaga berat badan idealMenggunakan alas kaki yang sesuaiMenghindari aktivitas yang memberi tekanan berlebihan pada lutut Chondromalacia patella merupakan salah satu penyebab nyeri lutut yang sering terjadi akibat kerusakan tulang rawan tempurung lutut. Meski bukan kondisi berbahaya, keluhan ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat. Dengan perawatan yang sesuai dan perubahan gaya hidup, gejala chondromalacia patella dapat dikelola sehingga kualitas hidup tetap terjaga.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

Baca selengkapnya
  • DBD atau demam berdarah dengue
    Kesehatan

    DBD atau demam berdarah dengue

    DBD atau demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue. Demam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular. Sarana penularan demam berdarah sendiri berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Jaga Daya Tahan Tubuh, Terhindar dari Virus
    Kesehatan

    Jaga Daya Tahan Tubuh, Terhindar dari Virus

    Malang – Selain wajib menerapkan protokol kesehatan, masyarakat juga dihimbau meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap sehat dan kuat untuk mencegah Covid-19.Picture 1. Tenaga Medis RS Panti Nirmala  Melansir dari Healthline, minuman yang mengandung vitamin C adalah pilihan yang tepat untuk tingkatkan kekebalan tubuh. Minuman vitamin C, B dan mengandung madu satu-satunya di Indonesia ini bisa bantu menjaga dan memelihara kesehatan tubuh dan pertama di Indonesia yang memiliki desain tutup botol dengan maxi cap. Menurut Siti, Tenaga Kesehatan RS Panti Nirmala, setelah konsumsi vitamin C, B dan mengandung madu satu-satunya di Indonesia ini, badan terasa lebih bertenaga, dan untuk rasanya sangat segar, “rasanya kecut tapi badan menjadi segar” tambah Novi selaku Tenaga Kesehatan dari RS Panti Nirmala dalam keterangannya pada Senin (24/5). Selain memberikan efek menyegarkan saat dikonsumsi, soda pada minuman ini memiliki fungsi untuk menghambat mikroba dan menjaga kandungan vitamin C. Kandungannya aman, karena tidak mengandung pengawet, pemanis dan pewarna buatan. Pandemi belum berakhir lho, yuk tetap patuhi protokol kesehatan dan jaga daya tahan tubuh guna mencegah virus Referensi : 1. Healthline. Diakses pada 2021. Impressive Ways Vitamin C Benefits Your Body. (Febri Fazriati)

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Jaga Hidrasi Tubuh, Cegah Dehidrasi
    Kesehatan

    Jaga Hidrasi Tubuh, Cegah Dehidrasi

    Malang – Demam berdarah menjadi penyakit yang menyebabkan kerusakan serta kebocoran pada pembuluh darah. Kondisi ini juga menyebabkan turunnya angka trombosit dalam darah, yang bisa mengakibatkan gangguan komplikasi yang cukup serius, hingga kematian. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, Januari 2021, saat ini kasus DBD tersebar di 472 kabupaten/kota di 34 Provinsi dan kematian akibat DBD terjadi di 219 kabupaten/kota. Untuk mencegah dampak buruk dari DBD ini, penderitanya harus diberikan terapi cairan atau rehidrasi, sehingga penderita DBD harus banyak minum dan harus dibantu juga dengan pemberian cairan infus. Melansir WHO, aspek paling penting adalah menjaga kecukupan cairan dan keseimbangan elektrolit. Hal tersebut sesuai dan diperkuat dengan penelitian yang dilakukan Chang CQ, et. al, bahwa minuman isotonik elektrolit dapat mengembalikan volume plasma lebih baik dan mampu menahan cairan lebih lama di dalam tubuh dibandingkan air dan teh Bagi pasien Diare dan DBD, hal ini bermanfaat untuk menjaga supaya cairan berada lebih lama di dalam tubuh, sehingga mencegah dehidrasi. Minuman isotonik elektrolit juga bisa bantu tenaga kesehatan jaga hidrasi saat memakai APD, “Saat memakai APD badan akan merasakan kehilangan cairan yang banyak dan badan akan terasa lemah, serta keringat keluar dengan banyak, tapi kita sudah hidrasi tubuh dengan baik” terang Siti selaku Tenaga Kesehatan dari RS Panti Nirmala dalam keterangannya pada Senin (24/5). Sementara itu, Novi selaku Tenaga Kesehatan RS Panti Nirmala juga memaparkan, ketika memakai APD tubuh bisa kehilangan banyak cairan. Maka disarankan untuk menjaga cairan tubuh supaya tidak terjadi dehidrasi. "Pasien diare dan demam juga terhidrasi dengan baik” tambah Siti, Senin (24/5). Diharapkan masyarakat bisa lebih waspada dan selalu pastikan kebutuhan cairannya terpenuhi dalam segala aktivitas, agar terhindar dari dehidrasi. Sumber : 1. WHO: Dengue: Guidelines for diagnosis, treatment, prevention and control. 2011 2. https://www.otsuka.co.jp/en/nutraceutical/about/rehydration/researchlab/studyresults08.html 3. Chang CQ, et.al. Effects of carbohydrate-electrolyte beverage on blood viscosity after dehydration in healthy adults. Chinese Medical Journal. 123: 3220-3225, 2010. (Febri Fazriati)

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0