Artikel Kesehatan

Waspadai Kanker Paru-Paru, Penyakit Mematikan dengan Gejala Tersembunyi
Kesehatan

Waspadai Kanker Paru-Paru, Penyakit Mematikan dengan Gejala Tersembunyi

Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi dan menjadi penyebab kematian tertinggi akibat kanker di dunia. Penyakit ini berkembang di jaringan paru-paru dan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.Di Indonesia, kanker paru-paru banyak ditemukan terutama pada laki-laki, dengan faktor risiko utama yang berkaitan erat dengan kebiasaan merokok serta paparan zat berbahaya dari lingkungan. Jenis Kanker Paru-ParuBerdasarkan jenis selnya, kanker paru-paru dibagi menjadi dua jenis utama:Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) Merupakan jenis yang paling umum terjadi dan mencakup sebagian besar kasus kanker paru-paru.Kanker paru-paru sel kecil (SCLC) Jenis ini lebih jarang, tetapi memiliki pertumbuhan dan penyebaran yang lebih cepat, serta sering dikaitkan dengan perokok berat. Penyebab dan Faktor RisikoPenyebab utama kanker paru-paru adalah paparan zat karsinogen, terutama dari asap rokok. Baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini.Selain itu, beberapa faktor lain juga dapat meningkatkan risiko, antara lain:Paparan polusi udaraPajanan bahan kimia berbahaya (seperti asbes atau logam berat)Paparan radiasiRiwayat keluarga dengan kanker paruLingkungan kerja dengan zat berbahayaPaparan jangka panjang terhadap faktor-faktor tersebut dapat merusak sel paru-paru dan memicu pertumbuhan sel kanker. Gejala Kanker Paru-ParuPada tahap awal, kanker paru-paru sering tidak menimbulkan gejala. Keluhan biasanya muncul ketika kanker sudah berkembang atau menyebar.Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi:Batuk berkepanjangan atau semakin parah, bahkan disertai darahSesak napasNyeri dadaTubuh mudah lelahSuara menjadi serakPenurunan berat badan tanpa sebab jelasNafsu makan menurunJika kanker telah menyebar, gejala tambahan seperti sakit kepala, nyeri tulang, hingga pembengkakan pada wajah atau leher dapat terjadi. Stadium Kanker Paru-ParuKanker paru-paru dibagi menjadi beberapa stadium berdasarkan tingkat penyebarannya:Stadium 1: Kanker masih terbatas di paru-paruStadium 2: Kanker mulai menyebar ke jaringan sekitarStadium 3: Penyebaran lebih luas ke kelenjar getah bening atau organ sekitarStadium 4: Kanker telah menyebar ke organ lain seperti otak atau hatiSemakin tinggi stadium, semakin kompleks penanganan yang dibutuhkan. Penanganan Kanker Paru-ParuPengobatan kanker paru-paru disesuaikan dengan jenis, stadium, serta kondisi pasien. Beberapa metode penanganan yang dapat dilakukan antara lain:Operasi untuk mengangkat tumor pada stadium awalKemoterapi untuk membunuh sel kankerRadioterapi menggunakan radiasiTerapi target atau terapi biologis untuk menghambat pertumbuhan kankerPenanganan yang tepat dan cepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan serta kualitas hidup pasien. Upaya PencegahanPencegahan kanker paru-paru dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, antara lain:Tidak merokok dan menghindari asap rokokMengurangi paparan polusi udaraMenggunakan alat pelindung diri di lingkungan kerja berisikoMengonsumsi makanan sehat dan bergiziRutin berolahragaLangkah pencegahan ini penting untuk menurunkan risiko terjadinya kanker paru-paru. Pentingnya Deteksi DiniDeteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan kanker paru-paru. Semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani secara efektif.Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, seperti batuk berkepanjangan atau sesak napas, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Kanker paru-paru merupakan penyakit serius yang sering kali tidak disadari pada tahap awal. Dengan mengenali faktor risiko, memahami gejala, serta melakukan pencegahan dan deteksi dini, risiko penyakit ini dapat ditekan.Perubahan gaya hidup sederhana, seperti berhenti merokok dan menjaga kesehatan, menjadi langkah penting dalam melindungi diri dari kanker paru-paru.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Paru Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Henny Candrawati, M.Kes,Sp.P, praktek setiap hari Rabu & Jum'at pukul 14.00 - 17.00 WIB*dr. Resky Tantular, Sp.P(K), FAPSR, praktek setiap Senin & Jum’at pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Ngakan Putu Parsama Putra,Sp.P(K), FISR,FAPSR praktek setiap Senin, Rabu & Jum'at pukul 19.00 - 20.00 WIB*dr. Paulus Wibowo, Sp.P, praktek setiap Senin - Jum’at pukul 19.00 - 20.00 WIB*Dr. dr. Jani Jane Rosihaningsih Sugir, Sp.P(K), FISR, FAPSR, praktek setiap Selasa pukul 17.00 - 21.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan

Baca selengkapnya
  • Cara Menjaga Lensa Kontak Agar Aman dan Nyaman
    Kesehatan

    Cara Menjaga Lensa Kontak Agar Aman dan Nyaman

    Lensa kontak memang bisa memperbaiki berbagai gangguan mata, termasuk rabun jauh, rabun dekat, astigmatisme, dan fokus pandangan yang buruk. Lensa kontak banyak dipilih karena menawarkan fleksibilas, kenyamanan, dan tampilan tanpa kacamata. Namun, jika digunakan atau disimpan sembarangan, lensa kontak justru bisa menyebabkan berbagai masalah mata.Cara Menjaga Lensa Kontak Agar Aman dan NyamanJaga kebersihan lensa kontakSelalu cuci bersih dan keringkan tangan sebelum memasang atau melepas lensa kontak. Bagi yang suka berdandan, disarankan untuk mengenakan lensa kontak sebelum mengaplikasikan riasan mata. Sesudahnya juga demikian, anda perlu untuk melepas lensa kontak sebelum riasan makeup di hapus.Lepas lensa kontak ketika tidurSegera lepaskan lensa kontak ketika akan tidur. Jika anda tetap menggunakannya, jumlah oksigen yang masuk ke mata bisa menipis. Apabila hal ini terjadi, anda berisiko tinggi untuk mengalami infeksi mata, peradangan, dan iritasi mata.Gunakan cairan pembersih khususGunakan cairan pembersih khusus yang disarankan dokter atau apotek untuk membersihkan dan merendam lensa kontak. Jangan gunakan air atau air sulingan bisa mengandung organisme acanthamoeba yang dapat menyebabkan mata mengalami infeksi.Bersihkan lensa kontak secara berkala Bersihkan lensa kontak setiap selesai digunakan. Kemudian, segera simpan di kotak penyimpanan yang sudah berisikan larutan pembersih berbasis hydrogen peroksida. Kotak penyimpanan lensa kontak perlu dibersihkan secara rutin dan diganti tiap 3 bulan sekali agar tetap terjamin kebersihannya.

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Computer Vision Syndrome
    Kesehatan

    Computer Vision Syndrome

    Sindroma gangguan mata akibat penggunaan komputer adalah rasa pegal pada mata yang kita rasakan bila menggunakan komputer untuk waktu yang lama. Gejala CVSPenglihatan menjadi gandaMata menjadi buram Nyeri kepalaIritasi mata Mata merah dan keringPencegahan CVSMelakukan istirahat minimal 20 menitMelihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detikAtur posisi layar gadget dengan mataBerikan penerangan pada ruangan yang cukup

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Manfaat Medical Check Up
    Kesehatan

    Manfaat Medical Check Up

    Medical check up adalah langkah pencegahan yang dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, serta mendeteksi suatu penyakit. Kesehatan memang mahal harganya, namun lebih mahal lagi ketika sakit. Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati.Manfaat Medical Check UpMengetahui kondisi kesehatan terkiniMendeteksi penyakit yang tidak disertai gejalaMengetahui risiko-risiko penyakit yang mungkin bisa muncul di kemudian hariMendorong pasien untuk beralih ke gaya hidup sehatMemastikan kondisi kesehatan pasien sebelum melakukan pengobatan tertentu

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Down Syndrome
    Kesehatan

    Down Syndrome

    Down Syndrome adalah kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21 kelainan ini terjadi 1 dari 700 kelahiran hidup pada anak down sindrom memiliki kekhasan pada wajah, yang dinamakan sebagai wajah mongoloid.Ciri-ciri Down SyndromeTelinganya kecil dan posisinya lebih rendahBagian belakang kepalanya rataMata lebih menonjol pendek dan lebarMulut kecil dan lidah cenderung tebal dan menjulurTangan dan tungkai yang pendekTerdapat lipatan telapak tangan yang tunggalJarak yang lebar antara jempol dan telunjuk kakiAnak mengalami hypotonia atau ototnya terasa lemas dan mudah terkulai

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Autisme
    Kesehatan

    Autisme

    Gangguan perkembangan serius yang mengganggu kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi. Gangguan spektrum autisme yang memengaruhi sistem saraf. Rentang dan keparahan gejala dapat bervariasi. Pengenalan dini, serta terapi perilaku, pendidikan, dan keluarga dapat mengurangi gejala dan mendukung pengembangan dan pembelajaran. 1% - 2% anak-anak di dunia terdeteksi autis dan anak yang mengidap autisme cenderung laki-laki dibanding perempuan.Ciri-ciri Autisme Pada AnakKesulitan BerkomunikasiAnak dengan kelainan autism mungkin menggunakan bahasa yang tidak biasa saat berbicara.Keterampilan SosialBeberapa anak yang mengalami kelainan ini mungkin tidak tertarik dengan orang lain sama sekali.Masalah PerilakuBeberapa perilaku yang dapat terlihat adalah mengeluarkan emosi tanpa alasan yang pasti.

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0
  • Mana yang Lebih Baik Antara Gula Merah dan Gula Putih
    Kesehatan

    Mana yang Lebih Baik Antara Gula Merah dan Gula Putih

    Kira-kira lebih baik mana nih, gula merah atau gula putih dari segi kesehatan? Setelah menyimak pembahasannya, perlu diketahuin Angka Indeks Glikemik (IG) pada makanan bisa berbeda Tergantung bagaimana mengkombinasikan makanan yang dikonsumsi. Terutama bagi penderita pasien diabetes tetap harus memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi terutama makanan tinggi gula. Indeks Glikemik (IG) adalah angka yang menggambarkan dampak makanan terhadap peningkatan kadar gula darah seseorang.Tingkat Indeks Glikemik Pada Gula Merah Dan Gula PutihGula MerahManfaat gula merah selama ini dianggap lebih baik dibandingkan gula putih karena memiliki indeks glikemik yang relatif rendah yaitu 54 Indeks glikemik (IG)Gula PutihSedangkan gula putih atau sukrosa tergolong ke dalam IG menengah di kisaran angka 65 Indeks glikemik (IG)Perlu DiingatAngka indeks glikemik (IG) pada makanan bisa berbeda. Tergantung bagaimana mengkombinasikan makanan yang dikonsumsi. Meskipun indeks glikemik gula merah lebih rendah dari gula putih, tetap perhatikan jumlah dalam mengkonsumsinya. Bagi penderita pasien diabetes tetap harus memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi terutam makanan tinggi gula.

    RS Pantinirmala

    RS Pantinirmala

    0