Artikel Kesehatan
-
KesehatanGinjal Sehat Dimulai dari Air Putih
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Menjaga kesehatan ginjal tidak selalu harus dimulai dari langkah yang rumit. Salah satu cara paling sederhana namun sangat penting adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama melalui konsumsi air putih yang cukup setiap hari.Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta membuang zat sisa melalui urin. Jika tubuh kekurangan cairan, kerja ginjal dapat terganggu dan risiko gangguan kesehatan pun meningkat.Mengapa Air Putih Penting untuk Ginjal?Minum air putih sekitar 8–10 gelas per hari membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung fungsi ginjal agar bekerja secara optimal. Cairan yang cukup membantu ginjal menjaga keseimbangan elektrolit, mengatur tekanan darah, serta membantu proses pembuangan racun dan sisa metabolisme.Kurangnya asupan cairan dapat membuat ginjal bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko gangguan seperti batu ginjal maupun infeksi saluran kemih.Manfaat Air Putih untuk Kesehatan GinjalMemenuhi kebutuhan cairan setiap hari memberikan banyak manfaat bagi kesehatan ginjal dan tubuh secara keseluruhan.Membantu Kerja Ginjal Lebih OptimalAir putih membantu proses penyaringan darah dan pembuangan zat sisa melalui urin berjalan lebih lancar, sehingga ginjal dapat bekerja lebih efisien.Menjaga Tekanan Darah Tetap StabilKecukupan cairan berperan dalam menjaga volume darah tetap seimbang, yang pada akhirnya membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Hal ini penting karena tekanan darah yang tidak terkontrol dapat memengaruhi kesehatan ginjal.Mengurangi Risiko Batu GinjalAsupan air putih yang cukup membantu mengencerkan zat-zat mineral dalam urin sehingga mengurangi risiko terbentuknya kristal atau batu ginjal.Membantu Mengontrol Berat BadanAir putih dapat membantu tubuh merasa lebih kenyang dan mengurangi konsumsi minuman manis berlebih, sehingga mendukung pengelolaan berat badan yang lebih sehat.Menurunkan Risiko Infeksi Saluran KemihMinum cukup air membantu meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga bakteri yang mungkin ada di saluran kemih dapat lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.Mulai dari Kebiasaan SederhanaMenjaga kesehatan ginjal tidak harus menunggu sampai muncul keluhan. Kebiasaan sederhana seperti rutin minum air putih dapat memberikan manfaat besar bagi tubuh dalam jangka panjang.Mulailah memenuhi kebutuhan cairan setiap hari agar ginjal tetap sehat, tubuh tetap bugar, dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan optimal. Karena kesehatan ginjal yang baik dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanDBD Mengintai di Sekitar Kita, Yuk Waspada!
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan di daerah tropis, termasuk Indonesia, terutama saat musim hujan ketika banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.Karena gejalanya dapat berkembang dengan cepat, penting untuk mengenali tanda-tanda DBD serta langkah pencegahannya sejak dini. Tanda dan Gejala DBDGejala DBD biasanya muncul beberapa hari setelah seseorang tergigit nyamuk yang membawa virus dengue. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:Demam tinggi selama 2 hingga 7 hariSakit kepalaNyeri pada otot, tulang, dan sendiNyeri perutMual atau muntahMuncul bintik-bintik merah pada kulitMimisanJika gejala tersebut muncul, terutama disertai demam tinggi yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Tempat Perkembangbiakan Nyamuk DBDNyamuk penyebab DBD umumnya berkembang biak di tempat yang tergenang air bersih. Karena itu, lingkungan rumah perlu diperhatikan dengan baik.Beberapa tempat yang sering menjadi sarang nyamuk antara lain:Di Luar RumahDrum penampungan airBotol atau kaleng bekasDi Dalam RumahBak mandiVas bungaTempayan atau wadah airSelain itu, nyamuk juga sering bersembunyi di baju bekas pakai yang digantung, terutama di tempat yang gelap dan lembap.Nyamuk Aedes aegypti umumnya aktif menggigit pada pagi hingga sore hari, terutama sekitar pukul 09.00–10.00 dan 16.00–17.00.Pencegahan dengan 3M PLUSCara paling efektif untuk mencegah DBD adalah dengan menerapkan gerakan 3M PLUS secara rutin.· MengurasMembersihkan dan menguras tempat penampungan air secara rutin untuk mencegah jentik nyamuk berkembang. · MenutupMenutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk tidak dapat bertelur. · Mendaur UlangMengolah atau membuang barang bekas yang berpotensi menampung air, seperti kaleng dan botol bekas. · PLUSMelakukan langkah tambahan seperti menggunakan lotion antinyamuk, memasang kelambu, memakai pakaian tertutup, dan menjaga kebersihan lingkungan. Lindungi Keluarga dari DBDDBD dapat menyerang siapa saja dan berisiko menimbulkan komplikasi serius jika terlambat ditangani. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan mengenali gejalanya sejak dini sangat penting.Mulailah dari kebiasaan sederhana di rumah untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. Lingkungan yang bersih adalah langkah awal untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman DBD. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanDonor Darah: Setetes Kebaikan, Banyak Manfaat untuk Tubuh
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya! Donor darah dikenal sebagai tindakan mulia yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Namun, manfaat donor darah ternyata tidak hanya dirasakan oleh penerima donor, tetapi juga oleh pendonor itu sendiri. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, donor darah juga dapat berdampak positif pada kesehatan mental.Dengan rutin mendonorkan darah sesuai anjuran, seseorang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan, tetapi juga turut menjaga kondisi tubuh tetap sehat.Manfaat Donor Darah bagi TubuhDonor darah dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik, terutama jika dilakukan secara rutin dan sesuai prosedur.Membantu Menjaga Kesehatan JantungDonor darah secara teratur dapat membantu menjaga keseimbangan kadar zat tertentu dalam darah yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Hal ini dapat mendukung fungsi jantung agar tetap bekerja secara optimal.Membantu Melancarkan Aliran DarahProses donor darah dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap baik sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar.Membantu Menjaga Kadar Kolesterol Tetap StabilDonor darah juga diketahui dapat membantu menjaga keseimbangan komponen dalam darah, termasuk yang berperan terhadap kestabilan kadar kolesterol.Membantu Mengurangi Zat Oksidan BerlebihDonor darah dapat membantu menurunkan kadar zat oksidan berlebih dalam tubuh yang berpotensi memicu kerusakan sel jika jumlahnya terlalu tinggi.Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan MentalSelain manfaat fisik, donor darah juga dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis seseorang.Membantu Mengurangi StresMelakukan aktivitas sosial yang bermanfaat bagi orang lain dapat membantu mengurangi tingkat stres dan memberikan efek menenangkan.Meningkatkan Perasaan PositifMengetahui bahwa darah yang didonorkan dapat membantu orang lain sering kali menumbuhkan perasaan positif dan rasa syukur.Memberikan Rasa Bahagia dan Kepuasan EmosionalDonor darah dapat memunculkan rasa bahagia karena seseorang merasa telah berkontribusi dalam membantu sesama.Membantu Mengurangi Rasa KesepianBerpartisipasi dalam kegiatan donor darah juga dapat meningkatkan interaksi sosial dan membantu mengurangi rasa terasing atau kesepian.Pemeriksaan Sebelum Donor DarahSebelum melakukan donor darah, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan sederhana untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan baik dan aman untuk donor.Beberapa pemeriksaan yang biasanya dilakukan meliputi:Tekanan darahDetak jantungKadar hemoglobin (HB)Pemeriksaan ini penting untuk memastikan donor darah aman baik bagi pendonor maupun penerima.Jadikan Donor Darah sebagai Kebiasaan BaikDonor darah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menjaga kesehatan diri sendiri. Kebiasaan sederhana ini dapat memberikan manfaat besar, baik secara fisik maupun mental.Mari jadikan donor darah sebagai kebiasaan baik yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang membutuhkan. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanCegah Hipotensi Sebelum Mengganggu Aktivitas!
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Hipotensi atau tekanan darah rendah sering kali dianggap sebagai kondisi yang tidak berbahaya. Padahal, tekanan darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti pusing, lemas, hingga sulit berkonsentrasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.Seseorang dikatakan mengalami hipotensi ketika tekanan darah berada di bawah 90/60 mmHg. Kondisi ini terjadi saat aliran darah ke otak dan organ penting lainnya berkurang. Kabar baiknya, hipotensi dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dan kebiasaan sehari-hari yang tepat.Cara Mencegah HipotensiBeberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.Batasi Konsumsi Kafein dan AlkoholKonsumsi kafein atau alkohol secara berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh dan berpotensi memicu tekanan darah menjadi tidak stabil.Makan dengan Porsi Kecil tetapi Lebih SeringMakan dalam porsi kecil namun lebih sering dapat membantu menjaga kadar gula darah dan mencegah penurunan tekanan darah setelah makan.Bangun atau Berdiri Secara PerlahanBerdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring dapat menyebabkan tekanan darah turun mendadak dan memicu pusing. Karena itu, biasakan bergerak secara perlahan.Hindari Duduk atau Berdiri Terlalu LamaPosisi tubuh yang terlalu lama tanpa bergerak dapat memengaruhi sirkulasi darah. Sesekali ubah posisi atau lakukan peregangan ringan agar aliran darah tetap lancar.Cukupi Kebutuhan CairanPastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup, setidaknya 8 gelas air per hari. Hidrasi yang baik membantu menjaga volume darah tetap optimal.Rutin BerolahragaOlahraga teratur dapat membantu melancarkan aliran darah, meningkatkan kebugaran, serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.Hindari Mengangkat Beban Terlalu BeratAktivitas fisik yang terlalu berat dapat memicu tubuh bekerja lebih keras dan berisiko menyebabkan keluhan pada penderita hipotensi.Jangan Terlalu Ketat Membatasi GaramGaram berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Pada beberapa kondisi, pembatasan garam yang terlalu ketat dapat memengaruhi tekanan darah, sehingga konsumsinya perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.Pentingnya Menjaga Kebiasaan SehatHipotensi memang tidak selalu berbahaya, tetapi gejalanya dapat mengganggu kenyamanan dan produktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan tubuh tetap bugar.Jika Anda sering mengalami pusing, lemas, atau keluhan yang mengarah pada tekanan darah rendah, sebaiknya lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanSering Pusing dan Lemas? Bisa Jadi Tekanan Darah Rendah
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Pusing dan tubuh terasa lemas sering kali dianggap sebagai hal biasa akibat kelelahan atau kurang istirahat. Namun, keluhan tersebut juga bisa menjadi tanda hipotensi atau tekanan darah rendah. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah berada di bawah batas normal sehingga aliran darah ke otak dan organ penting lainnya menjadi berkurang.Tekanan darah normal umumnya berada pada kisaran 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan mengalami hipotensi apabila tekanan darahnya berada di bawah 90/60 mmHg. Meski sering dianggap ringan, tekanan darah rendah tetap perlu diperhatikan, terutama jika gejalanya sering muncul atau mengganggu aktivitas sehari-hari.Apa Penyebab Tekanan Darah Rendah?Hipotensi dapat dipicu oleh berbagai kondisi yang memengaruhi sirkulasi darah dalam tubuh. Beberapa penyebab yang cukup sering ditemukan antara lain:Kehamilan, karena perubahan sirkulasi darah selama masa kehamilanEfek samping obat tertentu, terutama obat tekanan darah atau obat jantungDehidrasi, akibat kurang minum atau kehilangan cairan berlebihGangguan hormon, seperti masalah pada kelenjar tiroid atau adrenalPenyakit jantung, yang mengganggu kemampuan jantung memompa darahInfeksi berat, yang dapat menyebabkan tekanan darah turun drastisKekurangan vitamin B12 dan asam folat, yang dapat memengaruhi produksi sel darah merahPerdarahan, baik akibat cedera maupun kondisi medis tertentuReaksi alergi berat, yang dapat memicu penurunan tekanan darah mendadakSelain itu, tekanan darah rendah juga bisa terjadi saat seseorang berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring, maupun ketika berdiri terlalu lama.Gejala yang Perlu DiwaspadaiGejala hipotensi bisa berbeda pada setiap orang, tergantung seberapa rendah tekanan darah yang dialami. Namun, beberapa keluhan yang sering muncul meliputi:PusingLemasMual dan muntahPandangan kaburSulit berkonsentrasiSesak napasPingsanGejala ini muncul karena otak dan organ tubuh tidak mendapatkan suplai darah yang cukup.Kapan Harus Memeriksakan Diri?Tekanan darah rendah tidak selalu berbahaya, terutama jika tidak menimbulkan keluhan. Namun, jika gejala muncul berulang, semakin berat, atau sampai mengganggu aktivitas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.Pemeriksaan sejak dini penting untuk mengetahui penyebab hipotensi dan menentukan penanganan yang tepat. Dengan penanganan yang sesuai, gejala dapat dikendalikan dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Setyasih Anjarwani, Sp.JP(K), praktik setiap Rabu pukul 18.30 - 20.00 dan Sabtu pukul 07.00 - 09.00 WIB*dr. Wella Karolina, Sp.JP (K), praktik setiap Senin & Kamis pukul 16.00 - 18.00 WIB*dr. Indra Prasetya, Sp.JP(K), FIHA, praktik setiap Rabu pukul 15.00 - 18.00 WIB*dr. Valerinna Yogibuana Swastika Putri, Sp. JP, praktik setiap Selasa & Kamis pukul 15.00 - 17.00 WIB*dr. Wursito, Sp.JP (K) FIHA, praktik setiap Rabu pukul 10.00 - 12.00 WIB* dan Kamis pukul 09.00 - 12.00 WIB*dr. Sasmojo W, Sp.JP (K) FIHA, praktik setiap Senin, Kamis, dan Jumat pukul 09.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini
-
KesehatanKenali Manfaat Fisioterapi untuk Mengatasi Keluhan Skoliosis
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Skoliosis adalah kondisi ketika tulang belakang melengkung ke samping membentuk huruf S atau C. Kondisi ini dapat terjadi pada anak maupun orang dewasa dan sering kali menimbulkan keluhan seperti nyeri punggung, postur tubuh yang tidak seimbang, hingga keterbatasan gerak saat beraktivitas.Jika tidak ditangani dengan baik, skoliosis dapat memengaruhi kenyamanan saat belajar, bekerja, maupun menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satu penanganan yang berperan penting dalam membantu pasien skoliosis adalah fisioterapi.Peran Penting Fisioterapi pada SkoliosisFisioterapi membantu menilai kondisi pasien secara menyeluruh, mulai dari derajat kelengkungan tulang belakang, keseimbangan tubuh, hingga kemampuan gerak pasien. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, fisioterapis dapat merancang program terapi yang sesuai dengan kebutuhan pasien.Tujuan fisioterapi pada pasien skoliosis tidak hanya berfokus pada kelengkungan tulang belakang, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.Beberapa tujuan utama fisioterapi meliputi:Mengurangi Nyeri dan Ketegangan OtotKelengkungan tulang belakang dapat membuat otot bekerja tidak seimbang sehingga memicu ketegangan dan rasa nyeri, terutama pada punggung, bahu, atau pinggang. Terapi latihan membantu merilekskan otot yang tegang dan mengurangi rasa tidak nyaman.Membantu Memperbaiki PosturSkoliosis dapat menyebabkan bahu, pinggul, atau tulang belikat terlihat tidak sejajar. Latihan fisioterapi membantu tubuh beradaptasi dan secara bertahap memperbaiki postur agar lebih seimbang.Mengembalikan Fungsi Gerak TubuhKondisi skoliosis tertentu dapat membatasi fleksibilitas dan rentang gerak tubuh. Fisioterapi membantu melatih kembali kemampuan gerak sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.Mencegah Komplikasi Lebih LanjutPenanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mencegah kelengkungan bertambah parah serta menurunkan risiko gangguan lain di kemudian hari.Terapi Latihan untuk SkoliosisProgram fisioterapi untuk skoliosis umumnya melibatkan latihan khusus yang dirancang untuk memperkuat otot penyangga tulang belakang dan memperbaiki keseimbangan tubuh.Klapp ExerciseKlapp Exercise merupakan latihan yang dilakukan dengan posisi merangkak. Metode ini bertujuan meregangkan sekaligus memperkuat otot-otot di sekitar tulang belakang.Latihan ini membantu mengurangi ketegangan otot, meningkatkan fleksibilitas, serta mendukung perbaikan derajat kelengkungan pada skoliosis.Metode SchrothMetode Schroth adalah latihan tiga dimensi yang secara khusus dirancang untuk pasien skoliosis. Terapi ini berfokus pada koreksi postur, pengaturan pola pernapasan, dan peningkatan stabilitas tulang belakang.Melalui latihan yang terarah, metode ini dapat membantu memperbaiki postur tubuh agar lebih tegak dan mengurangi kecenderungan tubuh membungkuk.Pentingnya Latihan yang Rutin dan TepatFisioterapi untuk skoliosis memerlukan konsistensi dan latihan yang dilakukan secara rutin sesuai arahan tenaga profesional. Hasil terapi biasanya tidak instan, tetapi latihan yang tepat dapat memberikan perbaikan yang signifikan dalam jangka panjang.Dengan penanganan yang sesuai, pasien skoliosis dapat bergerak lebih nyaman, menjaga postur tubuh, serta meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.Jika Anda atau anggota keluarga mengalami keluhan nyeri punggung, postur tubuh miring, atau tanda-tanda skoliosis, segera lakukan pemeriksaan. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanTumor Otak Bisa Berawal dari Sakit Kepala yang Sering Diabaikan?
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Sakit kepala adalah keluhan yang cukup sering dialami banyak orang dan umumnya tidak berbahaya. Namun, jika sakit kepala muncul terus-menerus, terasa semakin berat, atau disertai gejala lain yang tidak biasa, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Dalam beberapa kasus, keluhan tersebut dapat menjadi salah satu tanda tumor otak.Tumor otak merupakan kondisi serius yang dapat memengaruhi fungsi otak dan kualitas hidup penderitanya. Karena itu, mengenali gejala sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.Apa Itu Tumor Otak?Tumor otak adalah pertumbuhan sel yang tidak normal di dalam atau di sekitar otak. Kondisi ini dapat bersifat jinak maupun ganas.Tumor otak jinak biasanya tumbuh lebih lambat dan cenderung tidak menyebar ke jaringan lain. Meski demikian, tumor jinak tetap dapat menimbulkan gangguan jika ukurannya membesar dan menekan jaringan otak di sekitarnya.Sementara itu, tumor otak ganas dapat tumbuh lebih cepat dan menyebabkan kondisi kesehatan memburuk dalam waktu yang relatif singkat.Gejala yang Perlu DiwaspadaiGejala tumor otak dapat berbeda pada setiap orang, tergantung ukuran dan lokasi tumor. Namun, beberapa tanda berikut perlu mendapat perhatian.Sakit Kepala yang Semakin BeratSakit kepala akibat tumor otak biasanya terasa semakin sering atau semakin berat seiring waktu. Pada beberapa kasus, nyeri dapat terasa lebih buruk pada pagi hari atau saat beraktivitas.Mual dan MuntahPeningkatan tekanan di dalam kepala dapat memicu mual dan muntah, terutama jika terjadi bersamaan dengan sakit kepala yang berat.Mudah Bingung atau Sulit KonsentrasiTumor yang memengaruhi area tertentu pada otak dapat mengganggu kemampuan berpikir, fokus, atau memproses informasi.Gejala Memburuk Seiring Pertumbuhan TumorKarena tumor dapat terus membesar, gejala yang awalnya ringan dapat menjadi semakin berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.Apa Penyebab Tumor Otak?Tumor otak terjadi ketika sel-sel di otak mengalami perubahan atau mutasi yang membuat sel tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali.Penyebab pasti mutasi ini tidak selalu diketahui, tetapi beberapa faktor diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor otak.Usia TertentuTumor otak dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa jenis lebih sering ditemukan pada anak-anak atau lansia.Paparan Radiasi atau Bahan KimiaPaparan radiasi dosis tinggi maupun bahan kimia tertentu dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko perubahan abnormal pada sel.Riwayat Penyakit GenetikBeberapa kelainan genetik tertentu diketahui berkaitan dengan risiko tumor otak yang lebih tinggi.Riwayat KeluargaSeseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat tumor otak dapat memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi.Bisakah Tumor Otak Dicegah?Tidak semua kasus tumor otak dapat dicegah. Namun, beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi faktor risiko:Menghindari paparan bahan kimia berbahaya dan radiasi berlebihTidak merokokMenjaga pola makan sehat dan seimbangRutin berolahragaMenjalani gaya hidup sehat dapat membantu menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan otak.Pentingnya Deteksi DiniTidak semua sakit kepala menandakan tumor otak, tetapi keluhan yang berlangsung terus-menerus dan semakin memburuk tetap perlu diperiksa. Deteksi dini sangat penting untuk membantu diagnosis lebih cepat dan menentukan penanganan yang tepat.Jangan abaikan gejala yang muncul terus-menerus. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius dan meningkatkan peluang penanganan yang optimal.Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanMata Keruh Bukan Karena Usia Saja, Bisa Jadi Katarak
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Penglihatan yang mulai buram sering kali dianggap sebagai bagian normal dari pertambahan usia. Padahal, kondisi ini juga bisa menjadi tanda katarak, yaitu gangguan pada mata yang dapat memengaruhi kualitas penglihatan secara bertahap.Katarak terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih berubah menjadi keruh. Kondisi ini membuat cahaya yang masuk ke mata tidak dapat difokuskan dengan baik ke retina, sehingga penglihatan menjadi kabur. Jika tidak ditangani, katarak dapat semakin parah dan meningkatkan risiko gangguan penglihatan hingga kebutaan. Apa Itu Katarak?Katarak adalah kondisi ketika lensa mata mengalami kekeruhan, sehingga kemampuan mata untuk melihat dengan jelas menurun. Katarak umumnya berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menimbulkan keluhan yang terasa pada tahap awal.Seiring waktu, kekeruhan pada lensa akan semakin mengganggu penglihatan dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, seperti membaca, mengemudi, atau mengenali wajah.Gejala Katarak yang Perlu DiwaspadaiKatarak biasanya berkembang secara bertahap. Beberapa gejala yang sering dialami antara lain:Penglihatan kabur atau buramMata terasa silau saat melihat cahaya terangSulit melihat pada malam hariWarna terlihat lebih pudar atau kekuninganSering mengganti ukuran kacamataKeluhan ini dapat memburuk perlahan, sehingga banyak orang tidak menyadari perubahan yang terjadi pada penglihatannya.Faktor Risiko KatarakMeski katarak sering dikaitkan dengan proses penuaan, ada berbagai faktor lain yang dapat meningkatkan risikonya.Pertambahan UsiaUsia merupakan faktor risiko utama katarak. Seiring bertambahnya usia, protein pada lensa mata dapat mengalami perubahan dan menyebabkan lensa menjadi keruh.Diabetes dan HipertensiPenyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak lebih dini. Karena itu, pengelolaan penyakit yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan mata.Kebiasaan Merokok dan Konsumsi AlkoholPaparan zat berbahaya dari rokok serta konsumsi alkohol berlebihan dapat mempercepat kerusakan pada lensa mata.Paparan Sinar Matahari BerlebihPaparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko katarak. Menggunakan pelindung mata saat berada di luar ruangan dapat membantu mengurangi risiko ini.Riwayat Penyakit Mata atau Faktor KeturunanRiwayat gangguan mata tertentu maupun faktor genetik juga dapat memengaruhi kemungkinan seseorang mengalami katarak. Katarak tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, tetapi deteksi dini dapat membantu penanganan lebih cepat dan mencegah gangguan penglihatan yang lebih berat.Jangan abaikan jika penglihatan mulai buram, terasa silau, atau muncul keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan mata secara rutin sangat penting, terutama pada individu dengan faktor risiko yang lebih tinggi.Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, kualitas penglihatan dapat tetap terjaga sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan nyaman dan optimal.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Mata Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. M. Rozi Rachmanda, Sp.M, praktek setiap hari Senin - Jumat pukul 09.00 - 12.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanJangan Abaikan Benjolan di Perut! Kenali Gejala Hernia Sejak Dini
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Benjolan di area perut atau selangkangan sering kali dianggap sepele, terutama jika tidak menimbulkan nyeri. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda hernia, yaitu ketika organ dalam tubuh menonjol keluar melalui otot atau jaringan yang melemah.Hernia dapat terjadi pada siapa saja, tetapi kondisi ini lebih sering ditemukan pada laki-laki. Area yang paling sering mengalami hernia adalah perut dan selangkangan. Jika tidak ditangani dengan tepat, hernia dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan memicu komplikasi.Apa Itu Hernia?Hernia adalah kondisi saat organ dalam, seperti usus atau jaringan lemak, menonjol melalui celah pada otot atau jaringan penyangga yang melemah. Tonjolan ini biasanya terlihat sebagai benjolan yang muncul pada bagian tubuh tertentu.Kondisi ini dapat berkembang secara perlahan dan sering kali berawal dari kelemahan pada dinding otot yang kemudian diperburuk oleh tekanan berlebih di dalam perut.Tanda dan Gejala HerniaGejala hernia dapat berbeda pada setiap orang, tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Namun, ada beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai.Benjolan Muncul Saat Berdiri atau BeraktivitasBenjolan biasanya lebih jelas terlihat saat berdiri, batuk, mengejan, atau mengangkat beban berat. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan tekanan di dalam perut sehingga tonjolan menjadi lebih nyata.Benjolan Masuk Kembali Saat BerbaringPada tahap awal, benjolan hernia sering kali dapat masuk kembali ketika penderita berbaring atau saat tekanan pada perut berkurang.Nyeri atau Benjolan Tidak Bisa Masuk KembaliJika benjolan terasa nyeri, keras, atau tidak dapat didorong masuk kembali, kondisi ini perlu segera diperiksakan. Hernia yang terjepit dapat mengganggu aliran darah dan berisiko menyebabkan komplikasi serius.Pada Anak, Benjolan Tampak Saat MenangisPada bayi atau anak-anak, hernia sering terlihat sebagai benjolan yang muncul saat menangis, batuk, atau ketika aktif bergerak.Cara Mencegah HerniaMeski tidak semua kasus hernia dapat dicegah, beberapa kebiasaan sehat dapat membantu menurunkan risikonya.Menjaga Berat Badan IdealBerat badan berlebih dapat meningkatkan tekanan pada dinding perut dan memperbesar risiko terjadinya hernia.Mengonsumsi Makanan Tinggi SeratAsupan serat yang cukup membantu mencegah sembelit sehingga mengurangi kebiasaan mengejan berlebihan saat buang air besar.Menghindari Mengangkat Beban BeratMengangkat beban yang terlalu berat atau dengan teknik yang salah dapat memberi tekanan besar pada otot perut.Menggunakan Penyangga Sesuai Anjuran DokterPada kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan penggunaan penyangga khusus untuk membantu mengurangi tekanan pada area yang lemah. Kapan Harus ke Dokter?Segera lakukan pemeriksaan apabila muncul benjolan di area perut atau selangkangan, terutama jika disertai nyeri, pembengkakan, atau benjolan yang tidak dapat masuk kembali.Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah hernia berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius. Dengan diagnosis dan terapi yang tepat, risiko gangguan lebih lanjut dapat diminimalkan dan kualitas hidup tetap terjaga.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Bedah Digestive Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adadr. Freddy, Sp.B, KBD, praktek setiap hari Senin dan Kamis pukul 15.00 - 17.00 WIB*dr. Setyo Sugiarto, Sp.B, KBD, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan
-
KesehatanHidronefrosis: Pembengkakan Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan
Halo sobat Panti Nirmala!Pada Health Article kali ini, Rumah Sakit Panti Nirmala kembali akan memberikan informasi seputar kesehatan dan terkait Rumah Sakit Panti Nirmala yang dapat sobat Nirmala pelajari dan dibagikan ke orang-orang terkasih untuk semakin aware akan informasi kesehatan. Yuk cari tahu selengkapnya!Hidronefrosis adalah kondisi ketika ginjal mengalami pembengkakan akibat tersumbatnya aliran urine. Sumbatan ini menyebabkan urine menumpuk di dalam ginjal dan menimbulkan tekanan balik yang dapat merusak jaringan ginjal secara perlahan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menurunkan fungsi ginjal hingga menyebabkan komplikasi yang lebih serius.Karena gejalanya kadang muncul perlahan, hidronefrosis sering tidak disadari sampai gangguan pada ginjal semakin berat. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan gejalanya sejak dini.Apa Penyebab Hidronefrosis?Hidronefrosis dapat terjadi akibat berbagai kondisi yang menghambat aliran urine dari ginjal menuju kandung kemih.Beberapa penyebab yang sering ditemukan antara lain:Posisi masuknya ureter ke pelvis ginjal yang tidak normalAdanya batu ginjal atau batu pada saluran kemihLilitan atau penyempitan pada sambungan ureter dan ginjalPenekanan ureter oleh tumor, jaringan fibrosa, atau pembuluh darah abnormalGangguan saraf atau otot pada kandung kemih maupun ureterSumbatan ini membuat urine tidak dapat mengalir dengan lancar sehingga terjadi penumpukan cairan di dalam ginjal.Tanda dan Gejala HidronefrosisGejala hidronefrosis dapat berbeda pada setiap orang, tergantung lokasi dan seberapa lama penyumbatan terjadi.Penyumbatan yang Terjadi CepatJika sumbatan muncul secara mendadak, penderita dapat merasakan nyeri hebat di area pinggang atau punggung bawah. Nyeri ini sering menjalar dari area tulang rusuk menuju panggul dan dikenal sebagai kolik renalis.Penyumbatan yang Terjadi PerlahanPada penyumbatan yang berkembang secara perlahan, gejala bisa sangat ringan atau bahkan tidak terasa sama sekali. Sebagian orang hanya merasakan nyeri tumpul di area pinggang.Gejala lain yang dapat muncul meliputi:Urine bercampur darahInfeksi saluran kemihDemamNyeri pada area kandung kemihTerbentuknya batu ginjalBagaimana Penanganannya?Pengobatan hidronefrosis bertujuan untuk mengatasi penyumbatan dan mengurangi tekanan pada ginjal. Jika fungsi ginjal mulai menurun atau terjadi infeksi, urine yang menumpuk harus segera dikeluarkan.Pada beberapa kondisi, dokter dapat melakukan pemasangan kateter sementara untuk membantu mengalirkan urine. Jika penyebabnya adalah batu, penyempitan saluran kemih, atau tumor, tindakan seperti pembedahan atau prosedur medis lain mungkin diperlukan.Cara Mencegah HidronefrosisPencegahan hidronefrosis dapat dimulai dengan menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih setiap hari dan hindari kebiasaan yang dapat membebani ginjal.Selain itu, segera periksakan diri jika mengalami nyeri pinggang, gangguan buang air kecil, atau keluhan pada saluran kemih. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan ginjal yang lebih serius.Jika sobat Nirmala ingin konsultasi dan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan tubuhnya, dapat menuju ke penyedia layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan lainnya ke dokter kepercayaan sobat Nirmala. Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Nirmala kami didukung oleh dokter-dokter dan petugas medis yang kompeten dibidangnya, adaDR. dr. Winarko Luminturahardjo, Sp.PD, FINASIM, praktek setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 09.30 - 12.30 WIB*dr. Wendy Budiawan, Sp.PD, praktek setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.30 - 09.30 WIB*dr. Zahra Safira, Sp.PD, praktek setiap hari Selasa pukul 16.00 - 18.00 WIB*Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi melalui WhatsApp berikut (https://wa.me/6281130774417) *Dapatkan informasi jadwal praktik dokter Rumah Sakit Panti Nirmala selengkapnya dapat menghubungi bagian Pendaftaran dan dapat berubah sewaktu-waktuDownload juga informasi dan edukasi mengenai dunia kesehatan dari Rumah Sakit Panti Nirmala ke dalam format digital yang terdiri dari beragam topik dan pembahasan yang menarik dan sayang jika sobat Nirmala lewatkan, silakan klik di sini https://forms.gle/qAmqUU1iZeAB3o1R7 Informasi lebih lanjut mengenai update jadwal dokter harian, reservasi dan pendaftaran pasien secara online, dan beragam konten-konten edukasi yang dapat sobat Panti Nirmala akses secara gratis ada di sini #MerawatPenuhKasihDemiKesembuhan